SuaraKalbar.id - Jalan-jalan ke Pontianak, tak lengkap rasanya kalau belum mampir ke Warung Kopi Asiang yang legendaris.
Warung Kopi Asiang berlokasi di Jalan Merapi, Benua Melayu Barat, Pontianak, Kalimantan Barat. Tak sulit untuk menemukan warkop ini karena sejak pagi sudah ramai pembeli.
Setiap hari, Warkop Asiang buka dari pukul 05.00-17.00 WIB. Dari pagi hingga menjelang siang para pengunjung ramai berdatangan. Mereka rela mengantre demi secangkir kopi.
Usut punya usut, daya pikat warkop Asiang ada di sosok sang barista sekaligus pemilik kedai.
Dialah Yohanes Fendi atau yang karib disapa Asiang. Beda dari barista lain, Asiang memilih untuk telanjang dada saat meracik kopi.
Inilah yang membuat kedai Asiang dikenal sebagai warkop 'telanjang'. Namun saar SuaraKalbar.id berkunjung, Asiang tak seperti biasanya.
Pria 64 tahun itu terlihat mengenakan baju saat menyeduh kopi untuk para pengunjung yang sudah memenuhi kedai.
Setiap hari Asiang berdiri di tempat ternyamannya yang ada di bagian depan kedai tanpa banyak bicara. Dari tempat itu, aroma wangi kopi semerbak memenuhi ruangan.
Kedua tangannya asyik mengangkat jug kopi bercorong runcing lalu mengisi cangkir-cangkir keramik di hadapannya.
Baca Juga: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Ruko di Kota Baru Pontianak
“Kalau sudah ramai ya seperti ini. Saya sibuk menghidangkan kopi kepada pelanggan," ungkapnya.
Asiang mengadalkan gerakan tangan dan feeling saat meracik kopi agar bisa memanjakan lidah para pengunjung.
Dimulai dengan memasukkan beberapa sendok kopi bubuk dan air mendidih ke dalam jug.
Sejurus kemudian, Asiang mengangkat jug tinggi lalu menuangkan kopi ke jug lain dengan gerakan ditarik sebanyak dua kali.
“Ditarik dan dituang lagi ke cangkir lainnya, supaya ada wangi kopi dan tetap menarik," kata Asiang sambil membuat racikan kopi.
Selanjutnya, Asiang menuangkan kopi tadi ke cangkir keramik bergambar ornamen warna hijau.
Tak lupa, sendok bebek dimasukkannya ke dalam cangkir kopi sebelum disuguhkan ke pembeli. Cara penyajian seperti ini menjadi cirikhas Warung Kopi Asiang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' di Tengah 177 Karhutla Palangka Raya, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
BRI KKB National Expo 2026 Raih Rekor MURI Setelah Digelar di 131 Lokasi
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Periksa Kesiapan 4 Perusahaan Cegah Karhutla
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia