SuaraKalbar.id - Lokasi bandar udara di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat telah memenuhi persyaratan administratif dan teknis untuk ditetapkan sebagai lokasi bandara.
Wakil Bupati Kayong Utara, Effendi Ahmad telah menerima Surat Keputusan Menteri Perhubungan tentang Penetapan Lokasi (Penlok) Bandara di Kabupaten Kayong Utara, Rabu (22/9).
"Alhamdulillah, saya menerima langsung SK Menteri Perhubungan tentang Penlok Bandara di Kayong Utara yang diserahkan melalui Kepala Bagian Peraturan Transportasi Udara, Multimoda dan Penunjang, Biro Hukum, Sekretariat Jenderal Kemenhub RI, Bapak Israful Hayat," kata Wabup Effendi.
Menurut Wabup Effendi, SK Menteri Perhubungan Nomor KM 201 Tahun 2021 tersebut sebenarnya telah ditandatangani pada 16 September lalu namun hari ini baru diterima langsung.
Sebagaimana melansir Antara, Kamis (23/9/2021), penetapan bandara di Kabupaten Kayong Utara telah berdasarkan hasil studi dan evaluasi yang dilakukan.
“Setelah SK Penlok ini kita dapat, langkah selanjutnya tinggal melakukan pembebasan lahan, yang saat ini sudah sampai pada tahap pembayaran, semoga ini dapat selesai secepatnya," harap Effendi.
Wabup Effendi mengucapkan terima kasih atas seluruh pihak yang telah membantu memberikan dukungan sehingga SK Penlok Bandara KKU ini dapat terbit.
"Ini merupakan kerja keras semua pihak, yang telah ikut membantu sehingga Penlok Bandara KKU dapat terbit. Saya bersama Bapak Bupati Kayong Utara, Citra Duani mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Budi Karya selaku Menteri Perhubungan yang telah bersedia menerbitkan Penlok ini," ujar dia.
Dalam menerima SK Penlok Bandara KKU ini, wabup di dampingi oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Andri Chandra.
Baca Juga: Selamat! Kayong Utara Bakal Punya Bandara Baru, Surat Penetapan Ditandatangani Menhub
Berita Terkait
-
Jumlah Siswa Putus Sekolah di Kayong Utara Meningkat, Ini Alasannya
-
Babi Hutan Masuk Rumah Warga, Gegerkan Desa Sutera
-
Cegah Konflik, Tim Khusus Ditugaskan di Kayong Utara Kalbar
-
Warga Kalbar Kesakitan Diserang Ampai di Pantai: Jantung Seperti Kesetrum
-
Kapal Tenggelam Saat Bersandar di Dermaga, Dua Jasad ABK Ditemukan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah