SuaraKalbar.id - Proyek pembangunan Bandara kota Singkawang merupakan salah satu proyek Pemerintah dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi.
Direktur PDPPI Kementerian Keuangan RI Brahmantio, berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan dan Kementerian Keuangan, mengupayakan pembangunan Bandara Kota Singkawang dapat didanai oleh pihak swasta.
Ia mengatakan bahwa saat ini tengah dipersiapkan hal-hal terkait pembangunan Bandara kota Singkawang pada proses pelelangan nantinya.
“Semoga pembangunan Bandara kota Singkawang ini bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang baru, khusunya di wilayah Kalimantan Barat," ujarnya dilansir laman Antara, Jumat (1/10/2021).
Harapannya, dia menambahkan, sudah ada pemenang lelang secepatnya, sehingga pada 2023 sudah bisa lanjut pada tahap konstruksi.
Tim pelaksana fasilitas Project Developmen Facility (PDF) melakukan site visit di lokasi Bandara Singkawang dalam rangka Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), Selasa (28/9/2021) lalu.
Sementara itu, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan, pembangunan Bandara Kota Singkawang sudah pada tahap land clearing (pembukaan lahan) yang didanai oleh pemerintah pusat.
Dana bantuan land clearing yang diberikan pada tahap pertama sebesar Rp10 miliar. Kemudian, pada tahap kedua sebesar Rp100 Miliar.
Ia menerangkan saat ini, pihaknya tengah menunggu surat ketertarikan atau Letter of Intent (LOI) dari para investor yang pernah melakukan kunjungan ke lokasi Bandara kota Singkawang beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Tenang! Tiga Permohonan Ini Gratis di PN Singkawang
“Saat ini, kita tengah menunggu LOI dari para investor. Setelah itu, baru bisa dilanjutkan ke langkah pembahasan bersama para investor terkait kebutuhan informasi dalam rangka prospek investasi di kota Singkawang. Saya harap tahapan land clearing ini bisa segera selesai, sehingga kita bisa meneruskan ke tahap selanjutnya,” ujarnya.
Berita Terkait
-
PTM Terbatas di Singkawang: Durasi Istirahat 15 Menit, Siswa Pulang Lebih Awal
-
5 Fakta Kota Singkawang, Hongkong Van Borneo
-
Terima Bantuan, Proyek Taman Cahaya Madani di Singkawang Dilanjutkan
-
Usul Pelebaran Jalan Nasional di Singkawang, Tjhai Chui Mie Singgung Proyek Strategis
-
Tjhai Chui Mie Minta Perbaikan Jalan Singkawang-Bengkayang Segera Terealisasi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Studi: Ikatan Sosial Redam Konflik Perusahaan Sawit dan Masyarakat di Sambas
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat