SuaraKalbar.id - Informasi rekrutmen pegawai honorer di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3P2KB) atau BKKBN Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), beredar di media sosial.
“Kantor BKKBN Sambas membutuhkan pegawai Non ASN untuk administrasi publik khusus D3, S1 atau mahasiswa aktif. Kemudian staf administrasi SMA sederajat dengan usia maksimal 35 tahun. Mampu bekerja dengan tim dan mempunyai jiwa tanggung jawab,” demikian bunyi informasi rekrutmen pegawai honorer yang beredar tersebut, dikutip dari Insidepontianak.com - jaringan Suara.com, Kamis (23/12/2021).
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas P3P2KB, Uray Hendi Wijaya menegaskan, informasi itu tidak benar. Informasi tersebut juga telah makan korban. Dimana, ada warga yang telah mentransfer uang ke nomor yang tertera di informasi tersebut.
“Kabar rekrutmen pegawai honorer yang beredar di medsos tersebut tidak benar atau hoaks. Tahun 2021 dan 2022 kami belum membuka lowongan untuk honorer," katanya.
Uray Hendi Wijaya mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya jika ada lowongan pekerjaan yang meminta uang atau biaya administrasi terlebih dahulu sebelum dikroscek kebenarannya di instansi terkait.
“Saya sudah perintahkan staf saya untuk mencari tahu siapa yang menyebarkan kabar bohong tersebut. Untuk sementara informasi yang saya terima sudah ada yang menjadi korbannya dengan mengirimkan biaya administrasi ke nomor yang tertera,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sejarah Bengkayang, Berasal dari Kata Tionghoa Bermakna Jauh
-
Mengenal Suhardik, Sosok Sukses di Balik Manisnya Buah Naga Asal Jawai Kabupaten Sambas
-
Tes Susulan Seleksi CPNS Kabupaten Sambas di UPT BKN Pontianak
-
Solar Langka di Kabupaten Sambas
-
Data Kasus Covid-19 Diskominfo Sambas Disorot, Warga Cium Kejanggalan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Gawai Dayak Melawi: Ketika Budaya Tak Sekadar Dirayakan, Tapi Dipertahankan dari Zaman
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
-
Usai Dikunjungi Rocky Gerung, Ini Rahasia Kopi Warkop Asiang yang Sejak Dulu Bikin Orang Rela Antre