SuaraKalbar.id - Angin puting beliung menerpa kantor satu atap Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barta (Kalbar), pada Kamis (10/11/2022).
Akibatnya, sebagian atap kantor tersebut melayang dibawa angin, serta aktivitas perkantoran menjadi terganggu dan lumpuh.
“ia listrik belum kita nyalakan karena beberapa aliran listrik terkena air. Kita tidak berani ambil resiko untuk menyalakan listrik karena ada beberapa bagian lantai yang masih tergenang air,“ terang Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Ichwani, dikonfirmasi Kamis (10/11).
Ichwani menjelaskan, Perkantoran satu atap yang terletak di jalan Bhayangkara ini terdapat tiga kantor Dinas, diantaranya Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (SP3APMD), Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kayong Utara dan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata.
“kawan - kawan tetap dapat bekerja, namun ada sebagian kerja di luar kantor, di rumah. Yang jelas segala aktivitas administrasi tetap berjalan lancar,” ungkapnya.
Menurutnya, saat ini pihak PUPR Kayong Utara sudah meninjau lokasi bangunan kantor yang mengalami rusak.
“Sudah ditinjau teman-teman di PUPR. Dalam waktu dekat mungkin sudah ditangani,” tuturnya.
Hal senanda diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kayong Utara, Maluru Nursalam.
Menurut Maluru Nursalam, pihaknya terpaksa melakukan pekerjaan di luar kantor karena sebagian ruangan mengalami rembes air hujan yang masuk ke ruangan kantor.
Baca Juga: Ada Tenaga Kerja asal Tiongkok di Kapuas Hulu
“ia kita juga terganggu listrik, tapi aktivitas tetap berjalan normal. print berkas terpaksa di luar. Kami tidak terdampak parah, karena di lantai 1. lantai 2 yang parah kondisinya, karena atap rusak, apa lagi cuaca hujan, air masuk,” tuturnya. Antara
Berita Terkait
-
Sejumlah Bangunan di Teluk Masjid Siak Porak-poranda Dihantam Puting Beliung
-
Mengenal Sosok dr. Rubini, Pahlawan Nasional Asal Tanah Kalimantan
-
152 PMI Ilegal Ditangkap di Malaysia, Ada yang Masih Anak-Anak
-
Tinjau Kondisi Banjir, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie: Dampak Hujan Masih Terasa
-
Jembatan Gantung di Segedong Mempawah Putus, Sepeda Motor Nyaris Tercebur ke Sungai, Pengendara Tersangkut
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya