SuaraKalbar.id - MK, seorang residivis asal Kabupaten Kubu Raya, kembali berurusan dengan petugas kepolisian setelah terekam kamera pengintai saat melakukan tindak pidana pencurian di sebuah cafe di kawasan Pontianak Kota.
Aksi pencurian ini terjadi pada Kamis pagi dan melibatkan pencurian dua handphone milik pegawai cafe tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Antonius Trias, menjelaskan bahwa MK melakukan pencurian saat pegawai cafe lengah, dengan mengambil dua handphone yang disimpan di dalam laci meja kasir.
"Mengetahui handphonenya hilang, korban segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Pontianak Kota. Korban mengalami kerugian sebesar Rp 4.100.000," ujar Kompol Antonius.
Berdasarkan laporan polisi dan viralnya rekaman CCTV tersebut, petugas kepolisian segera melakukan serangkaian penyelidikan. Tak berselang lama setelah kejadian, petugas mendapat informasi bahwa pelaku berada di Jalan Tabrani Ahmad.
"Saat petugas tiba di lokasi, pelaku berada di tempat tersebut dan ketika diinterogasi, MK mengakui perbuatannya beberapa hari lalu," jelas Kompol Antonius.
Dalam aksinya, MK beroperasi sendirian dan berhasil menjual dua handphone curian seharga Rp 900 ribu. MK mengaku hasil penjualan barang curian tersebut telah habis digunakan untuk keperluan sehari-hari dan membayar utang.
Kasus ini menambah daftar panjang tindakan kriminal yang dilakukan oleh residivis yang berulang kali kembali melakukan kejahatan setelah dibebaskan. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan kejadian mencurigakan agar tindak kriminal dapat segera ditangani.
Baca Juga: Patung Pantak dari Bukit Paseban Hilang, Pengurus Adat Dayak Desa Sabung Imbau Segera Kembalikan
Berita Terkait
-
Patung Pantak dari Bukit Paseban Hilang, Pengurus Adat Dayak Desa Sabung Imbau Segera Kembalikan
-
Meresahkan! 60 Remaja Diduga Hendak Tawuran saat Malam Idul Adha di Pontianak
-
Tak Hanya di Depok, Ibu-Ibu Viral Paksa Minta Uang dengan Modus Menumpang juga Ada di Pontianak
-
Bocah Liar di Pontianak Tertangkap Berkeliaran Bawa Sajam, Netizen Minta Penjarakan
-
Pontianak Raih Prestasi Pengendalian Inflasi, Masuk Tiga Besar di Kalimantan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Kontribusi Pajak BRI Terbesar di Industri Keuangan, Perkuat Dukungan bagi Pembangunan Nasional
-
BRI Tawarkan ORI030 dengan Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun
-
BRI Optimalkan Sistem Keamanan untuk Menjaga Rekening Nasabah Tetap Aman
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi ORI dengan Kupon Tetap Hingga 7,00%