SuaraKalbar.id - Kondisi asrama lama Mahasiswa Kabupaten Sanggau yang terletak di Jalan Perdana, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, kini sangat memprihatinkan. Bangunan tersebut sudah kadaluarsa dan enggan digunakan oleh mahasiswa, bahkan kini terbengkalai.
Mawardi, Sekretaris LSM Citra Hanura Sanggau, mengungkapkan bahwa bangunan asrama lama seharusnya segera dibongkar oleh aparat berwenang dari dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Sanggau.
"Asrama tersebut sudah tidak ditempati lagi oleh mahasiswa Kabupaten Sanggau yang kuliah di Pontianak," ujar Mawardi seperti dikutip dari suarakalbarcoid jejaring suara.com, pada Jumat (05/07/2024).
Meskipun ada asrama baru yang dibangun pada tahun 2017 dan 2022, yang sudah mulai ditempati, kondisinya belum sepenuhnya sempurna karena lantai atas belum selesai dibangun.
"Asrama yang lama berada di depan asrama baru sehingga menghalangi keluar masuk mahasiswa atau orang yang berkunjung ke asrama tersebut. Dengan kondisi demikian, rusak berat asrama mahasiswa yang lama itu berbahaya karena terancam roboh disebabkan materialnya sudah pada lapuk dan lantai sudah pecah-pecah serta anjlok ke dalam tanah," jelas Mawardi.
Saat berkunjung ke lokasi, beberapa mahasiswa juga mengeluhkan kondisi tersebut, namun mereka tidak bisa berbuat banyak.
"Saya berharap pemda serius memperhatikan kondisi asrama mahasiswa agar dapat ditempati dengan layak," tutup Mawardi.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sanggau, Aris Sudarsono, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, mengucapkan terima kasih atas informasi tersebut dan mengatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi.
"Terima kasih informasinya, nanti kami cek ke lokasi," kata Aris Sudarsono.
Baca Juga: Pemuda 19 Tahun Diamankan karena Pencurian Handphone di Pontianak
Berita Terkait
-
Pemuda 19 Tahun Diamankan karena Pencurian Handphone di Pontianak
-
5 Kuliner Jadul Khas Pontianak yang Mulai Langka
-
Remaja di Pontianak Nekat Bobol Kos-kosan, Curi HP dan Uang untuk Bayar Hutang
-
Menikmati Sensasi Kopi Pasir di Pontianak
-
Sopir Ekspedisi asal Pontianak Selatan Diringkus Polisi karena jadi Kurir Narkoba
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' di Tengah 177 Karhutla Palangka Raya, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
BRI KKB National Expo 2026 Raih Rekor MURI Setelah Digelar di 131 Lokasi
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Periksa Kesiapan 4 Perusahaan Cegah Karhutla
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia