SuaraKalbar.id - Kepala Desa (Kades) Pemangkat, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, yang berinisial MRS, masih memegang jabatannya meskipun saat ini tengah ditahan di Mapolres Kayong Utara. MRS ditahan terkait kasus dugaan penipuan janji proyek senilai Rp 170 juta.
Irwan, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (SP3APMD) Kabupaten Kayong Utara, mengonfirmasi bahwa status MRS sebagai Kepala Desa tetap berlaku.
"Status masih sebagai Kepala Desa, karena belum dinyatakan sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap," ujar Irwan, Senin (5/8/2024).
Ia menambahkan bahwa keputusan resmi mengenai posisi MRS akan diambil setelah adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dari Pengadilan Negeri Ketapang.
“Apabila nanti putusan dari pengadilan telah dikeluarkan, kami akan mengambil tindakan sesuai dengan aturan yang ada,” jelasnya.
Irwan juga memberikan pesan kepada para Kepala Desa di Kabupaten Kayong Utara untuk lebih berhati-hati dan menghindari pelanggaran hukum.
"Harapan saya, kasus ini menjadi pelajaran bagi kita semua, dan khususnya bagi pemerintah desa untuk tidak melanggar aturan,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kayong Utara, Iptu Hendra Gunawan, mengonfirmasi bahwa MRS saat ini berada dalam penahanan Polres Kayong Utara terkait laporan kasus penipuan yang diajukan oleh Abdul Wani.
"Laporan ini terkait penipuan janji proyek tahun 2020 dengan nominal Rp 170 juta. Karena tidak ada kejelasan, pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kayong Utara," kata Iptu Hendra.
Baca Juga: Polres Ketapang Mulai Periksa Kejanggalan Proyek Pengadaan Coolbox dan Freezer Dinas Perikanan
Berita Terkait
-
Polres Ketapang Mulai Periksa Kejanggalan Proyek Pengadaan Coolbox dan Freezer Dinas Perikanan
-
Heboh Orangutan Betina Ditemukan Mati di Kayong Utara, Ini Penyebabnya
-
Kepala Desa Pemangkat Ditangkap karena Dugaan Penipuan Proyek
-
Kejari Ketapang Hentikan Penyelidikan Korupsi Desa Sejahtera Kayong Utara, Warga Kecewa
-
Penyelidikan Kasus Korupsi Desa Sejahtera Tak Kunjung Jelas, Kejari Ketapang Bungkam
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud