SuaraKalbar.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala (Batola) memastikan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium terhadap seorang pasien yang diduga terjangkit cacar monyet menunjukkan hasil negatif.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala, Hasni Mufliha, di Marabahan pada Senin, menyatakan bahwa sampel darah pasien asal Kecamatan Alalak yang dikirim ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Lab Kesmas) Banjarbaru telah diperiksa dan hasilnya negatif cacar monyet.
"Pengambilan sampel darah pasien tersebut dilakukan langsung oleh petugas kesehatan provinsi," ujar Hasni Mufliha.
Pemeriksaan ini merupakan langkah antisipatif dalam mencegah penyebaran cacar monyet di Kabupaten Batola. Hasni menyampaikan rasa syukur bahwa hingga saat ini tidak ditemukan kasus cacar monyet di wilayah tersebut.
Hasni juga menjelaskan bahwa cacar monyet dapat menular melalui berbagai cara, seperti air liur, kontak kulit, kontak hubungan seksual, atau penggunaan pakaian pribadi secara bergantian seperti handuk, sprei, atau pakaian.
"Cacar monyet disebabkan oleh virus, dan kami mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika merasa mengalami gejala," tambahnya.
Ia juga menyarankan agar jika muncul gejala seperti cacar, sebaiknya segera menutupinya dengan kain kasa steril.
"Tapi, apabila kita belum bergejala usahakan menjalankan perilaku hidup sehat," katanya.
Baca Juga: Tanah Laut Cuma Buka 39 Formasi CPNS Tahun 2024, Didominasi Tenaga Kesehatan
Berita Terkait
-
Tanah Laut Cuma Buka 39 Formasi CPNS Tahun 2024, Didominasi Tenaga Kesehatan
-
Pemkab Hulu Sungai Selatan Dapat Kuota 135 CPNS Tahun 2024
-
Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan dan Rehabilitasi 16 Sarana Pendidikan di Kalteng
-
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kalimantan Selatan
-
Kronologi Guru Honorer di Barito Kuala Ditusuk Pacar, Apa Motifnya?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Segini Besaran Zakat Fitrah 2026 di Singkawang
-
Tips Menjaga Berat Badan Stabil Saat Ramadan dari Dokter Spesialis Olahraga
-
Operasi Pasar Murah di Melawi Kalbar: Paket Sembako Rp50 Ribu
-
Lonjakan Penumpang Bandara Singkawang Jelang Cap Go Meh 2026 Tembus Dua Kali Lipat
-
Polisi Tertibkan 33 Pengendara Knalpot Brong di Singkawang