SuaraKalbar.id - Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Lasarus, memberikan pernyataan terkait potensi bergabungnya Ria Norsan, mantan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kalbar, ke partai yang ia pimpin.
Lasarus menekankan bahwa PDI Perjuangan tidak akan memaksa siapa pun untuk menjadi bagian dari partainya, termasuk Ria Norsan.
"Kita mengalir saja, tidak boleh memaksa orang. Berpartai itu harus cocok dulu dengan hati. Kami tidak mau buru-buru. Biar Pak Norsan merasakan bagaimana suasana kekeluargaan di PDI Perjuangan. Kalau dia nyaman di sini, pintu kita buka selebar-lebarnya. Keputusan ada di Pak Ria Norsan," ujar Lasarus seperti dikutip dari suarakalbarcoid jejaring suara.com, Kamis.
Sementara itu, Ria Norsan menyatakan bahwa ia masih mempertimbangkan masa depan politiknya.
Saat ditanya tentang kemungkinan bergabung dengan PDI Perjuangan, ia menyampaikan jawabannya dengan penuh pertimbangan.
“Tunggu menang dulu, kalau kalah, malu juga saya masuk PDIP. Kita lihat situasi dulu, bisa iya bisa tidak. Tapi hari ini saya hadir di kegiatan PDIP dan melihat semangat juang yang luar biasa,” ucap Norsan.
Sebelumnya, diketahui bahwa Ria Norsan, kader senior Partai Golkar dan Bakal Calon Gubernur Kalimantan Barat, baru saja diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan (Wanting) DPD Partai Golkar Kalimantan Barat. Yang menarik, pengumuman pemberhentian ini disampaikan langsung oleh putra Norsan, Arief Rinaldi.
Norsan menilai keputusan ini tidak etis dan dianggap sebagai upaya untuk menggoyahkan mentalnya menjelang Pilkada 2024. Dalam tanggapannya, Norsan menekankan pentingnya berpolitik dengan etika dan kesantunan. Meskipun mengaku sadar bahwa ini adalah bagian dari dinamika politik, ia merasa ironis karena setelah mengabdi di Golkar selama 30 tahun, ia diberhentikan oleh anaknya sendiri.
Namun, Norsan menegaskan bahwa dirinya masih merupakan kader Golkar, meski telah diberhentikan dari posisi Ketua Wanting. Ia menjelaskan bahwa kartu anggota Partai Golkar miliknya belum dicabut, dan ia masih berkomitmen dengan partai tersebut.
Baca Juga: Ria Norsan Senggol soal SARA dalam Pilkada, Lasarus: Kalau Gak Siap Kalah, Jangan Ikut Politik!
Berita Terkait
-
Ria Norsan Senggol soal SARA dalam Pilkada, Lasarus: Kalau Gak Siap Kalah, Jangan Ikut Politik!
-
Pakai Baju Merah Saat Rakerdasus PDIP Kalbar, Ria Norsan Mantap Pindah Partai?
-
Ria Norsan Dipecat Anak Sendiri dari Golkar: Mereka Ingin Mengacau Psikis Saya
-
Heboh Video Maman Abdurrahman Tantang Si Paling Dayak di Kalbar
-
Ria Norsan-Krisantus Kurniawan Resmi Maju Pilgub Kalbar 2024: Kami Bukan Pasangan Minyak Angin!
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati