SuaraKalbar.id - Calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Sutarmidji, menutup debat publik kedua yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar dengan pernyataan tegas mengenai pentingnya pemahaman aturan tata kelola pemerintahan. Debat yang berlangsung di Swiss-Belinn Singkawang, Selasa (5/11) malam, berfokus pada tema pembangunan infrastruktur, pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan, dan penyelesaian masalah daerah.
Dalam pernyataannya, Sutarmidji tampak menyindir pasangan calon lain yang dinilainya kurang memahami aturan terkait tata kelola pemerintahan.
“Keberhasilan suatu tata kelola pemerintahan sangat ditentukan, (dari) pemahaman tehadap aturan-aturan dalam tata kelola pemerintahan. Tanpa paham aturan maka tidak akan ada capaian-capaian yang signifikan, karena kita akan selalu behadapan dengan masalah-masalah hukum,” ujarnya.
Sutarmidji, yang akrab disapa Midji, menegaskan bahwa pemahaman aturan ini merupakan hal mendasar untuk menciptakan pemerintahan yang baik. Selama menjabat sebagai gubernur pada periode 2018-2023, ia telah berupaya mengurangi masalah hukum dengan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Midji juga menekankan pentingnya memulai reformasi tata kelola dari penyelenggara pemerintahan, sejalan dengan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Reformasi birokrasi sudah kami mulai sejak 2018, dan nilainya kini sudah BB (74,02). Jika saya terpilih kembali, nilai reformasi birokrasi akan saya tingkatkan menjadi A,” kata Midji.
Selain itu, ia berkomitmen untuk meningkatkan berbagai indikator pelayanan publik, termasuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang kini bernilai 71,54 (BB) dan diharapkan mencapai A, serta kualitas pelayanan publik dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang saat ini menempati peringkat kedua nasional di bawah DKI Jakarta.
Selain reformasi birokrasi, Midji juga membanggakan kemajuan desa-desa di Kalbar selama masa kepemimpinannya. Pada 2018, hanya ada satu desa mandiri, namun kini jumlahnya meningkat menjadi 1.079 desa. Desa sangat tertinggal yang pada awalnya berjumlah 677, saat ini telah sepenuhnya teratasi. Begitu pula dengan desa tertinggal, yang kini tidak ada lagi.
Menurutnya, capaian ini adalah hasil dari tata kelola pemerintahan yang bersih dan berdasarkan aturan.
“Ketika saya bersama Pak Didi memimpin Kalbar, seluruh jalan provinsi saya pastikan dalam kondisi mantap. Saya tahu anggarannya, kita hitung, dan kita tidak hanya angan-angan, ini bisa dipertanggungjawabkan. Semua yang akan kami lakukan, dan semua itu pasti untuk kesejahteraan masyarakat Kalbar,” tutupnya.
Baca Juga: Debat Kedua Pilgub: Midji-Didi Siap Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Kalbar
Pasangan Sutarmidji-Didi Haryono atau Midji-Didi tampil percaya diri dalam debat publik kedua ini. Mereka akan kembali hadir dalam debat publik ketiga sekaligus terakhir yang akan digelar pada 18 November 2024 di Aston Pontianak Hotel & Convention Center.
Berita Terkait
-
Debat Kedua Pilgub: Midji-Didi Siap Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Kalbar
-
Ekspor Kratom Dibuka, Sutarmidji: Perjuangan Panjang yang Membuahkan Hasil
-
Rp235 Miliar untuk Sintang! Bukti Sutarmidji Bukan Hanya Gubernur Pontianak
-
IPM Kalbar Meroket! Bukti Nyata Komitmen Sutarmidji di Bidang Pendidikan
-
Janji Bedah 10 Ribu Rumah di Periode Kedua, Sutarmidji: Kalau Tidak Percaya, Lihat Saja
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian