SuaraKalbar.id - Bangunan milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nanga Semangut, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, ambruk akibat tanah longsor yang terjadi pada Selasa (3/12) sekitar pukul 13.00 WIB. Insiden ini dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi yang menyebabkan abrasi di bibir sungai.
“Longsor dikarenakan intensitas curah hujan tinggi sehingga terjadi abrasi pada bibir sungai,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, Gunawan, di Putussibau, Rabu (4/12).
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, satu unit bangunan milik pemerintahan desa yang digunakan untuk kegiatan BUMDes mengalami kerusakan total setelah terseret longsor.
BPBD Kapuas Hulu telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani dampak tanah longsor.
Lokasi kejadian yang berada di dekat ruas jalan Putussibau-Semangut menjadi perhatian khusus dalam upaya penanganan.
“Kami lakukan koordinasi terkait penanganan tanah longsor, termasuk bangunan yang ambruk,” tambah Gunawan.
Gunawan juga mengimbau masyarakat Kapuas Hulu agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama memasuki musim penghujan. Daerah tersebut diketahui rawan bencana seperti banjir, tanah longsor, dan puting beliung.
“Seluruh masyarakat di Kapuas Hulu diharapkan selalu waspada terhadap bencana alam, mengingat risiko bencana di daerah ini cukup tinggi,” tutupnya.
Baca Juga: 2 Pendulang Emas Tewas Tertimbun Tanah di Perkebunan Sawit Kapuas Hulu
Berita Terkait
-
2 Pendulang Emas Tewas Tertimbun Tanah di Perkebunan Sawit Kapuas Hulu
-
Pembangunan Jembatan Layang di Kapuas Hulu Ditargetkan Selesai Maret 2025
-
Genangan Capai 1 Meter! Begini Kondisi Terkini Banjir di Ketapang
-
Banjir di Ketapang Meluas, Dua Desa Terendam
-
Jalan Nasional Perbatasan Indonesia-Malaysia Lumpuh Akibat Longsor! Begini Kondisinya Sekarang
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama