“Jangan sampai kehabisan pecahan yang diinginkan. Segera manfaatkan layanan kami,” tutup Anggini.
Layanan ini menjadi bagian dari upaya BI memenuhi tradisi Lebaran sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat dalam bertransaksi.
Proses Penukaran Uang Baru
BI Kalbar menyediakan layanan penukaran uang baru untuk kebutuhan Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M, dengan dua metode utama: langsung di titik penukaran atau melalui pemesanan daring untuk layanan kas keliling. Berikut langkah-langkahnya:
1. Penukaran Langsung di Titik Penukaran
Lokasi: Tersedia 70 titik penukaran yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Waktu: Layanan berlangsung sejak 17 Maret 2025 hingga 27 Maret 2025.
Prosedur:
Masyarakat datang langsung ke salah satu titik penukaran yang ditentukan BI, seperti kantor BI, bank mitra, atau lokasi kas keliling tanpa pemesanan.
Membawa uang tunai yang ingin ditukar dalam kondisi layak edar (tidak rusak parah).
Mengantre dan menyerahkan uang kepada petugas untuk ditukar dengan pecahan baru sesuai stok yang tersedia.
Menerima uang baru dalam jumlah yang setara tanpa biaya tambahan (nilai tukar 1:1).
Baca Juga: Riam Merasap: Surga Tersembunyi di Bumi 1000 Riam Bengkayang
Catatan: Antrean bisa panjang, terutama mendekati akhir periode (25-27 Maret 2025), sehingga warga disarankan datang lebih awal.
2. Penukaran Melalui Kas Keliling dengan Pemesanan Daring
Untuk menghindari antrean dan memastikan ketersediaan, BI menyediakan layanan kas keliling dengan sistem pemesanan online. Berikut langkah-langkahnya:
Kunjungi Situs Resmi BI:
Buka situs resmi Bank Indonesia (www.bi.go.id).
Pada halaman utama, cari dan pilih menu “Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling”.
Pilih Lokasi dan Tanggal:
Pilih provinsi Kalimantan Barat sebagai lokasi penukaran.
Tentukan lokasi kas keliling (dari 70 titik yang tersedia) dan tanggal penukaran sesuai jadwal yang ditawarkan.
Berita Terkait
-
Riam Merasap: Surga Tersembunyi di Bumi 1000 Riam Bengkayang
-
3 Eks Pejabat Bank Kalbar Jadi Buronan Kejati dalam Kasus Korupsi Pengadaan Tanah
-
Ratusan Guru Honorer Kalbar Selamat dari PHK! Gubernur Pastikan Tetap Digaji
-
Mahasiswa Gelar Aksi di DPRD Kalbar, Tuntut Pencabutan Inpres dan Perbaikan Kebijakan Publik
-
Miris! Bayi 16 Bulan di Kalbar Dicabuli Kakeknya, Pelaku Divonis Bebas?
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dari Polemik 'Cium Lutut', Kekayaan Krisantus vs Dedi Mulyadi Jadi Sorotan, Terpaut Rp9 Miliar
-
Bibir Pecah-Pecah karena Panas Pontianak? Cara Ini Diam-Diam Jadi Andalan Banyak Orang
-
Profil dan Kekayaan Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Viral Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'
-
Viral! Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi, Ucapannya Bikin Heboh: Kucium Lututnya
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya