SuaraKalbar.id - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) resmi memberlakukan Operasi Patuh Kapuas 2025 mulai Senin, 14 Juli hingga 27 Juli 2025.
Operasi ini akan digelar secara serentak di seluruh wilayah hukum Kalbar dan melibatkan 510 personel gabungan, terdiri dari 120 personel Polda dan 390 dari jajaran Polres.
Operasi Patuh Kapuas merupakan bagian dari program nasional Polri yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, dan mencegah kecelakaan lalu lintas yang berujung fatal.
Apa Fokus Operasi Tahun Ini?
Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menjelaskan bahwa Operasi Patuh Kapuas 2025 menitikberatkan pada penindakan terhadap tujuh pelanggaran prioritas, yaitu:
- Menggunakan ponsel saat berkendara
- Pengendara di bawah umur
- Berboncengan lebih dari satu orang
- Melebihi batas kecepatan
- Tidak memakai helm SNI atau sabuk pengaman
- Mengemudi di bawah pengaruh alkohol
- Melawan arus lalu lintas
“Tujuh pelanggaran ini merupakan penyebab dominan terjadinya kecelakaan lalu lintas di Kalbar. Penegakan hukum akan diimbangi dengan pendekatan edukatif yang humanis,” ujar Pipit saat memimpin apel gelar pasukan di Lapangan Jananuraga, Mapolda Kalbar.
Di Mana dan Bagaimana Operasi Dilaksanakan?
Operasi dilakukan di seluruh jalan raya strategis yang berada di wilayah hukum Kalbar, baik di perkotaan maupun jalur antarkabupaten.
Selain razia statis, petugas juga akan melakukan patroli mobile di titik-titik rawan pelanggaran.
Apa Sanksinya?
Merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pelaku yang melanggar dapat dikenakan sanksi administratif di antaranya:
- Denda maksimal Rp750.000 untuk pelanggaran menggunakan ponsel saat berkendara
- Denda maksimal Rp500.000 bagi pengemudi tanpa sabuk pengaman
- Denda maksimal Rp1.000.000 dan/atau pidana kurungan untuk pengemudi dalam pengaruh alkohol
Selain tilang manual, sebagian pelanggaran juga dapat dikenakan melalui sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) di sejumlah titik.
Baca Juga: Polda Kalbar Gelar Operasi Patuh Kapuas 2025, Ini 7 Pelanggaran yang Jadi Sasaran Utama
Apa Imbauan Polisi kepada Masyarakat?
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bayu Suseno mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Operasi Patuh dengan tertib berlalu lintas dan melengkapi dokumen kendaraan. Ia juga mengajak media dan warganet turut menyebarkan pesan keselamatan.
"Keberhasilan operasi ini tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi pada partisipasi masyarakat dalam membangun budaya keselamatan bersama," ujarnya.
Polda Kalbar berharap Operasi Patuh Kapuas 2025 dapat menjadi momentum kolektif untuk menciptakan jalan raya yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan di Kalimantan Barat.
Berita Terkait
-
Polda Kalbar Gelar Operasi Patuh Kapuas 2025, Ini 7 Pelanggaran yang Jadi Sasaran Utama
-
Nekat Curi Rokok Hingga Kerugian Korban Capai Rp7 Juta, 2 Pemuda Di Pontianak Diringkus Polisi
-
Polda Kalbar Usut Kasus Oli Palsu di Kubu Raya, Pemilik Gudang Terancam Hukuman Berat!
-
Gudang Oli Palsu Digerebek di Kubu Raya, Polda Kalbar Lakukan Olah TKP
-
Detik-detik Tragis Balita di Singkawang Meregang Nyawa, Pelaku Bekap Korban dan Masukkan ke Karung
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Telepon Itu Tak Pernah Dijawab, Charles Korban Helikopter Sekadau Pulang dalam Keheningan
-
Panggilan yang Terlewat di Tragedi Sekadau, Kisah Korban Helikopter yang Menggetarkan
-
Pilot 20 Tahun Pengalaman, Kisah Capt Marindra Wibowo di Balik Tragedi Helikopter Sekadau
-
Siapa Patrick Kee? Eksekutif Malaysia Korban Helikopter Jatuh di Sekadau
-
8 Fakta Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir Bos Sawit Malaysia Berakhir Tragis