- Bank Kalbar meraih predikat Bintang 5 dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 atas kinerja, inovasi, dan tata kelola perusahaan.
- Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menyatakan penghargaan ini sebagai bukti komitmen perusahaan dalam meningkatkan layanan bagi seluruh nasabah.
- Meskipun konsisten berprestasi, status Bank Kalbar sebagai bank berskala nasional masih menjadi perdebatan karena keterbatasan jangkauan dan kompetisi pasar.
SuaraKalbar.id - Bank Kalbar kembali menorehkan capaian yang tak bisa dipandang sebelah mata. Empat tahun berturut-turut, bank pembangunan daerah ini meraih predikat “Bintang 5” dalam ajang TOP BUMD Awards, yakni sebuah pengakuan yang kerap diasosiasikan dengan kinerja unggul dan tata kelola yang solid.
Tak sedikit yang kemudian menempatkannya dalam narasi baru separti naik kelas, bahkan disebut mulai sejajar dengan pemain nasional.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, dalam keterangannya menegaskan bahwa penghargaan itu menjadi bukti komitmen perusahaan dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
“Pengakuan ini memperkuat komitmen kami untuk terus berinovasi dan memberikan nilai tambah bagi nasabah,” ujarnya.
Namun, di balik konsistensi penghargaan tersebut, terselip pertanyaan yang patut diajukan secara jernih. Sejauh mana label itu benar-benar merepresentasikan kualitas layanan dan kekuatan bisnis di lapangan? Ataukah ia lebih dekat sebagai simbol prestise yang belum sepenuhnya teruji dalam kompetisi yang lebih luas?
Sejumlah laporan dari rilis resmi dan pemberitaan menunjukkan bahwa Bank Kalbar memang konsisten mempertahankan capaian tersebut. Pada 2026, predikat Bintang 5 kembali diraih dalam penilaian yang mencakup aspek kinerja bisnis, inovasi, kontribusi terhadap pembangunan daerah, hingga tata kelola perusahaan.
Ia juga menambahkan bahwa Bank Kalbar ingin menjadi mitra keuangan yang andal, baik bagi individu maupun pelaku usaha di Kalimantan Barat.
Tak hanya dari internal bank, apresiasi juga datang dari pemerintah daerah. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyebut pencapaian tersebut sebagai hasil kerja kolektif seluruh jajaran Bank Kalbar.
Namun, jika ditarik lebih dalam, penghargaan seperti TOP BUMD Awards sendiri bukan semata “penilaian akhir”, melainkan bagian dari proses corporate rating yang juga bertujuan mendorong perbaikan berkelanjutan di tubuh BUMD.
Baca Juga: Bank Kalbar Targetkan Penyaluran KUR Rp1 Triliun pada 2026
Label “Bintang 5” belum tentu identik dengan dominasi di tingkat nasional, melainkan lebih pada indikator bahwa perusahaan berada di jalur yang dinilai baik oleh panel juri.
Kelas Nasional: Narasi atau Fakta?
Narasi “kelas nasional” menjadi sorotan tersendiri. Secara indikator, Bank Kalbar memang menunjukkan konsistensi dalam kinerja dan tata kelola. Bahkan dalam beberapa ajang lain, seperti penghargaan tata kelola risiko dan keuangan, bank ini juga kembali meraih pengakuan serupa.
Namun, menjadi “bank kelas nasional” tidak hanya diukur dari penghargaan. Ada sejumlah parameter lain yang kerap menjadi pembanding, seperti ekspansi jaringan di luar daerah, daya saing dengan bank nasional, inovasi digital dan layanan dan kontribusi terhadap ekonomi skala nasional.
Di titik ini, Bank Kalbar masih kuat sebagai bank pembangunan daerah (BPD) dengan basis regional yang solid, namun belum sepenuhnya bermain di level kompetisi bank nasional besar.
Fakta bahwa penghargaan ini diraih berulang kali memang menunjukkan konsistensi. Namun, justru di sinilah tantangan terbesar muncul: menjaga relevansi di tengah perubahan industri perbankan yang semakin digital dan kompetitif.
Berita Terkait
-
Bank Kalbar Targetkan Penyaluran KUR Rp1 Triliun pada 2026
-
Bank Kalbar Tegaskan Rekening Nasabah Tetap Aman Terkait Pemblokiran Rekening Dormant oleh PPATK
-
DAPEN Bank Kalbar Diduga Miliki Tanah dari Sertifikat Cacat Hukum, Ahli Waris Gugat
-
Mau Pinjaman KUR Setelah Pensiun? Ini Syarat dan Langkah Mudah dari Bank Kalbar untuk ASN
-
3 Eks Pejabat Bank Kalbar Jadi Buronan Kejati dalam Kasus Korupsi Pengadaan Tanah
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM