Sementara untuk ketersediaan tenaga medis, RSUD Abdul Aziz Singkawang sudah memiliki Dokter Mikrobiologi.
Dokter tersebut bertanggung jawab baik di laboratorium Mikronya maupun analis.
Di lain pihak, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menyambut baik rencana ketersedian laboratorium mikrobiologi ini.
Ia mengatakan, dengan adanya tes yang dilakukan secara cepat, tentu akan sangat membantu masyarakat Kota Singkawang dan sekitarnya.
Baca Juga:Lebih Dari 10 Ribu Pendaki Mendaftar Dalam HUT RI di Gunung Bawakaraeng
Ruangan ini, rencananya akan dibuka pemakaiannya pada minggu keempat Agustus 2020.
"Harapan saya kepada masyarakat Kota Singkawang semua sehat dan bisa terbebas dari virus corona," ujarnya.
Kasus positif virus corona di Kalimantan Barat dilaporkan sebanyak 447 hingga Senin (17/8/2020). Dari jumlah tersebut 407 orang dinyatakan sembuh, 4 meninggal dunia dan 36 lainnya masih menjalani perawatan.