Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terperangkap dalam Toko, Komplotan Pencuri di Mempawah Nyaris Dihajar Warga

Husna Rahmayunita Senin, 28 September 2020 | 11:51 WIB

Terperangkap dalam Toko, Komplotan Pencuri di Mempawah Nyaris Dihajar Warga
Penangkapan pencuri di Mempawah. (dok.Suarakalbar.co.id)

Warga ramai mendatangai lokasi kejadian karena geram.

SuaraKalbar.id - Nasib sial dialami tiga pencuri yang beraksi di Mempawah, Kalimantan Barat. Komplotan tersebut nyaris dihajar warga karena terperangkap di lokasi pencurian.

Peristiwa itu terjdi di sebuah toko yang berada di Kompleks Pasar Baru Tingkat III, Kelurahan Sungai Pinyuh, Minggu (27/9/2020) malam.

Warga ramai mendatangai lokasi kejadian karena geram. Puluhan polisi langsung turun ke lokasi dan berhasil menangkap kawanan pencuri tersebut.

Dikutip dari Suarakalbar.co.id (jaringan Suara.com), komplotan pencuri menyasar toko milik seorang warga bernama Akim.

Akim yang tinggal di lokasi lain, bisa mengetahui aksi pencurian itu dari CCTV yang terkoneksi di handphone miliknya. Dikatakannya, pelaku beraksi sekitar pukul 21.30 WIB.

Begitu tahu ada tiga pencuri masuk ke toko, Akim langsung menelepon petugas Polsek Sungai Pinyuh untuk melaporkan kejadian itu.

Akim menuturkan tindak pencurian ini terjadi untuk kali kedua. Pada hari yang sama, tepatnya pukul 02.00 WIB, para pencuri ini telah masuk ke tokonya dan membawa kabur rokok dagangannya.

“Untuk pencurian yang pertama, pukul 02.00 WIB, mereka berhasil mencuri rokok. Ternyata, malam hari ini, mereka masuk lagi ke toko saya untuk mengulangi aksi pencurian. Mungkin mereka mau ambil dagangan saya yang lain,” kata Akim.

Ilustrasi pencurian. (Pixabay/Thedigitalway)
Ilustrasi pencurian. (Pixabay/Thedigitalway)

Beruntung aksi pencurian yang kedua ini berhasil digagalkan warga. Kawanan pencuri terperangkap di toko lantaran warga dan polisi terlanjur datang ke lokasi. Mereka tidak bisa melarikan diri.

Kapolsek Sungai Pinyuh, Kompol B. Sembiring, beserta anggota, berusaha menenangkan massa agar tak terjadi aksi anarkis. Namun massa semakin menyemut di toko milik Akim.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait