RSUD Singkawang Bakal Jadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Regional

RSUD Singkawang akan menjadi pusat penanganan Covid-19 untuk daerah-daerah lainnya di Kalbar.

Husna Rahmayunita
Jum'at, 30 Oktober 2020 | 10:44 WIB
RSUD Singkawang Bakal Jadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Regional
RSUD ABdul Aziz Singkawang (Antara/Rudi)

SuaraKalbar.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Aziz di Kota Singkawang tengah dipersiapkan menjadi RS rujukan Covid-19 regional Kalimantan Barat.

Dengan demikian, ke depannya RSUD Singkawang akan menjadi pusat penanganan Covid-19 untuk daerah-daerah lainnya di Kalbar.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI Oscar Primadi melakukan kunjungan kerja ke Singkawang untuk memastikan kesiapan rumah sakit rujukan tersebut.

Ia menyebut RSUD Singkawang merupakan mengampu bagi daerah lain seperti Sambas, Bengkayang, Landak dan daerah lain.

Baca Juga:Lezatnya Istimewa, Mencicipi Kuliner Pacri Nanas Khas Kalimantan Barat

"RSUD Abdul Aziz Singkawang sudah layak ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan regional," kata Oscar di Singkawang, Kamis (29/10/2020).

Apalagi, dari sisi penanganan Covid-19, RSUD Singkawang bukan hanya menangani pasien yang berasal dari daerah sekitar, tapi juga dari provinsi lainnya seperti Provinsi Kepulauan Riau Natuna.

Menurut Oscar, apa yang dilakukan jajaran kesehatan di Kota Singkawang sudah cukup baik, ditambah perkembangan RSUD Singkawang cukup pesat.

"Kami di pusat akan terus berupaya untuk melakukan sesuatu guna memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, seperti melalui program vaksinasi Covid-19 yang akan segera diluncurkan dengan kehati-hatian," ungkapnya.

Artinya, kata dia, sekarang ini masih dalam proses dan Insya Allah akan segera diluncurkan oleh pihak yang berwenang.

Baca Juga:Berkunjung ke Kampung Caping, Destinasi Wisata Andalan di Pontianak

Meski nantinya sudah ada obat atau vaksinasi Covidd-19,wabah ini akan segera berlalu tergantung dari kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. "Kalau masyarakat tidak disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, itu percuma," jelasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini