Warga Kediri Tak Pernah Dengar Toko Obat Habib, Nikita Mirzani Bohong?

Sebelumnya Nikita Mirzani pede kalau ada toko obat habib di sana setelah dituduh menghina Habib Rizieq Shihab.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 16 November 2020 | 15:55 WIB
Warga Kediri Tak Pernah Dengar Toko Obat Habib, Nikita Mirzani Bohong?
Nikita Mirzani [Instagram]

SuaraKalbar.id - Warga Kedirii mengaku tak pernah mendengar ada Toko Obat Habib seperti yang klaim Nikita Mirzani setelah dinilai menghina Habib Rizieq. Bahkan Suara.com ke lokasi yang ditunjukkan Nikita Mirzani ada Toko Obat Habib, ternyata tidak ada.

Sebelumnya Nikita Mirzani pede kalau ada toko obat habib di sana setelah dituduh menghina Habib Rizieq Shihab.

Kontributor SuaraJatim.com di Kediri Jawa Timur sempat mengecek toko obat sesuai alamat dalam tangkapan layar Niki sesuai Google Map di daerah Sukorejo, Kediri.

Nikita Mirzani mengunggah alamat toko obat habib untuk membantah tudingan telah melecehkan Habib Rizieq gara-gara dalam vlognya menyebut habib adalah panggilan untuk tukang obat.

Baca Juga:Laporan FMPU untuk Nikita Mirzani Ditolak Polda Metro Jaya

Nikita Mirzani beberapa saat lalu unggah bidik layar alamat Toko Obat Habib yang berlokasi di Sukorejo, Kediri, Jawa Timur. Hal itu untuk menyanggah bahwa dia telah menghina Rizieq.

Di caption, Niki menulis, "kalau yang mau beli obat silahkan ke alamat ini..."

Nikita Mirzani dan Ustaz Maaher At-Thuwailibi. [Instagram]
Nikita Mirzani dan Ustaz Maaher At-Thuwailibi. [Instagram]

Tak perlu menunggu lama, unggahan Niki ini dibanjiri komentar warganet. Bahkan, salah satu warganet yang tak menyangka bahwa toko obat tersebut benar ada.

"Toko obat Habib beneran ada ya. Jadi yang mau marah-marah sampe mau Nikita tulul ya," tulis akun @nikitaslim_jogja.

"Begitu lah," timpal Nikita Mirzani.

Baca Juga:Laporan Pendukung Habib Rizieq untuk Nikita Mirzani Ditolak Polisi

Sebelumnya, Nikita Mirzani sempat mengomentari kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia lewat live Instagram. Dia menilai penyambutan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (10/11/2020) lalu terlalu berlebihan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini