facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Scabies Serang Anak-anak Pontianak, Tangan Gatal-gatal, Luka Jika Digaruk

Pebriansyah Ariefana Selasa, 16 Februari 2021 | 13:22 WIB

Scabies Serang Anak-anak Pontianak, Tangan Gatal-gatal, Luka Jika Digaruk
Anak-anak di Pontianak diserang penyakit aneh, namanya Scabies.(Suara.com/Ocsya Ade CP)

Mereka ada di Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat.

SuaraKalbar.id - Anak-anak Pontianak diserang penyakit Scabies. Mereka ada di Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat

Scabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau atau kutu sarcoptes scabiei. Scabies pada anak dapat menyebabkan kulitnya sangat gatal dan luka akibat digaruk. Penyakit ini mudah sekali menular dan perlu segera diobati.

Puluhan warga Pontianak itu ada di dua gang kawasan Jalan Apel, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat.

Erna, salah satu warga Gang Pisang Berangan, Jalan Apel mengaku, semua orang dalam rumahnya terkena penyakit ini.

Baca Juga: Anak-anak di Pontianak Diserang Penyakit Aneh, Namanya Scabies

"Saya juga kena di kaki. Di rumah ini total ada sembilan orang yang kena. Semua kena," jelasnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (16/2/2021).

Lanjut Erna menceritakan, awalnya si anak bungsu mengalami gatal-gatal sejak bulan September 2020. Erna kira, itu hanya biang keringat.

"Saya biarkan saja. Eh, lama-lama berisi air. Saat dipecahkan, airnya bernanah. Setelah nanahnya dibuang, tangan anak saya jadi berlubang dan bengkak," ceritanya.

Sejak kejadian itu, kata dia, lalu mengjangkit ke bagian lain. Erna belum mengetahui sumber awal penularan penyakit ini. Namun, di dua gang ini hampir merata terjangkit. Diperkirakan mencapai ratusan orang yang terjangkit.

"Ramai di gang ini yang kena. Ada puluhan orang. Kebanyakan anak-anak yang kena," ujar ibu empat anak ini.

Baca Juga: Bocah 15 Tahun Jual TV Neneknya untuk Beli Sabu

Selasa pagi, kata Erna, ada pihak dari Puskesmas Perumnas I yang mendatangi pemukiman warga terjangkit. Mereka memberikan penyuluhan terkait penyakit massal ini serta pengobatan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait