Warga Resah Limbah Perusahaan Kayu Diduga Cemari Sungai Kapuas

Air limbah perusahaan dialirkan ke sungai.

Husna Rahmayunita
Rabu, 07 April 2021 | 15:22 WIB
Warga Resah Limbah Perusahaan Kayu Diduga Cemari Sungai Kapuas
Limbah perusahaan kayu di Putussibau Selatan, Kalimantan Barat. (ist)

SuaraKalbar.id - Diduga buang limbah sembarangan di Sungai Kapuas, perusahaan kayu di Putussibau Selatan, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat didesak bertanggung jawab.

Perusahaan tersebut adalah PT Kayu Multi Timber (KMT) yang berada di Desa Urang Lunsa.

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Putussibau Selatan bersama Kepala Desa Urang Unsa dan aparat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan tersebut, Selasa (6/4/2021).

Ini dilakukan menyusul laporan warga terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh PT KMT.

Baca Juga:Ratusan Gereja di Kapuas Hulu Ibadah Paskah dengan Aman

Kepala Desa Urang Lunsa Thomas menerangkan masyarakat khawati Sungai Kapuas tercemar. Apalagi air limbah perusahaan kay dialirkan ke Sungai Kapuas.

Sementara rata-rata masyarakat hilir di sekitar pabrik tersebut masih mengkonsumsi air dari sungai Kapuas.

Menurut dia, pihak perusahaan mesti segera mencari solusi agar sampah atau pun limbah pabrik tersebut tidak terbuang dan mengalir ke sungai Kapuas.

Senada dengan hal itu, Kapolres Kapuas Hulu melalui Kapolsek Putussibau Selatan IPDTU Cahya Purnawan mengatakan pihaknya mengecek langsung ke lokasi tumpukan sampah atau limbah pabrik yang jaraknya tidak jauh dari sungai Kapuas.

" Kami melihat memang sampah sisa olahan kayu di pabrik PT KMT sudah menumpuk dengan jarak lima sampai 10 meter dari bibir sungai Kapuas," kata Cahya.

Baca Juga:Hendak Kunjungi Korban Banjir, Bupati Kapuas Hulu Jatuh dari Motor

Ia mengatakan yang menjadi rawan ketika bencana banjir dikhawatirkan tumpukan limbah atau sampah itu hanyut ke sungai Kapuas.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini