alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sudah Vaksin Dua Kali, Amerika Serikat Izinkan Warganya Lepas Masker

Sapri Maulana Jum'at, 14 Mei 2021 | 13:50 WIB

Sudah Vaksin Dua Kali, Amerika Serikat Izinkan Warganya Lepas Masker
Ilustrasi Lepas masker. (Elements Envanto)

Masyarakat juga disarankan untuk kembali memakai masker dan segera menjalani tes jika mereka alami kemungkinan gejala Covid-19.

SuaraKalbar.id - Terobosan baru dibuat Amerika Serikat. Yakni warga yang telah melakukan vaksin sebanyak dua kali, boleh untuk melapas masker. Baik saat berada di dalam atau di luar ruangan ketika dalam pertemuan besar maupun kecil.

Kendati demikian, menjaga jarak harus tetap dilakukan. Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Dr. Rochelle Walensky, mengatakan orang yang telah divaksinasi penuh juga tetap disarankan untuk memakai masker saat berada di dalam ruangan yang padat seperti di transportasi umum juga tempat publik rumah sakit, penjara, dan tempat penampungan tunawisma.

"Kami semua merindukan momen ini, ketika kami bisa kembali ke keadaan normal. Berdasarkan laporan kasus yang terus menurun, data ilmiah tentang kinerja vaksin kami, dan pemahaman kami tentang bagaimana virus menyebar, saat itu telah tiba bagi mereka yang telah divaksinasi penuh," kata Walensky dikutip dari Fox News.

Meski begitu, setiap orang yang mengalami gangguan imunitas tubuh harus segera berkonsultasi dengan dokter sebelum melepaskan masker, kata Walensky. Ia juga memperingatkan bahwa jika jumlah kasus kembali naik, kemungkinan pedoman dapat berubah.

Baca Juga: Fauci: Jika Sudah Vaksin Covid-19, Tak Perlu Pakai Masker di Luar Ruangan

"Virus ini tidak dapat diprediksi, jadi jika keadaan menjadi lebih buruk selalu ada kemungkinan kami perlu melakukan perubahan pada rekomendasi ini," katanya.

Masyarakat juga disarankan untuk kembali memakai masker dan segera menjalani tes jika mereka alami kemungkinan gejala Covid-19. Walensky menegaskan bahwa pedoman yang dikeluarkan CDC tersebut telah sesuai dengan data ilmiah.

"Saya ingin memperjelas bahwa kami mengikuti ilmu pengetahuan di sini. Meskipun ini dapat menjadi pendorong bagi sebagian orang untuk divaksinasi, itu bukanlah tujuan. Tujuan kami di sini adalah sebagai badan kesehatan masyarakat untuk mengikuti ilmu dan mengikuti kemana kami berkenaan dengan sains dan apa yang aman untuk dilakukan," ucapnya.

Sumber: Suara.com

Baca Juga: Sudah Divaksin Covid-19? Boleh Lepas Masker, Tapi Ada Syaratnya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait