alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger Mayat Pria Terbawa Arus di Pontianak, Kulit Mengelupas

Husna Rahmayunita Selasa, 15 Juni 2021 | 15:27 WIB

Geger Mayat Pria Terbawa Arus di Pontianak, Kulit Mengelupas
Mayat mengapung di Jalan Pembangunan Pontianak Barat, Pontianak, Kalimantan Barat. (Antara/ist)

Jenazah tersangkut di samping sampan warga.

SuaraKalbar.id - Warga digegerkan dengan penemuan mayat pria mengapung di Pontianak, Kalimantan Barat.

Disinyalir, mayat terbawa arus aliran sungai di Jalan Pembangunan, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat.

Saat ditemukan pada Selasa (15/6/2021) jenazah tersangkut di samping sampan warga.

"Berdasarkan keterangan saksi dua Juliansyah bahwa dirinya juga sehari-hari bekerja di pembuatan batako Aneka Indah, di malam sebelumnya ia sempat mandi di tepian dan tidak melihat tubuh atau mayat yang ditemukan pagi ini," ujar Kapolsek Pontianak Barat, AKP Muslimin.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Bundaran Untan Pontianak, Diduga karena Sopir Mabuk

Namun, di pagi harinya dia diberitahu oleh saksi pertama bahwa telah melihat mayat di samping sampan yang tertambat di samping pembuatan batako Aneka Indah.

Kedua saksi lu almenginformasikan ditemukan mayat di aliran sungai samping lokasi pembuatan Batako Aneka Indah ke ketua RT.

Saat ditemukan kondisinya mayat mengenaskan. Diduga korban sudah terseret arus selama beberapa hari.

"Sudah dalam keadaan membengkak dan kulit mengelupas diduga akibat berada di air lebih dari dua hari," beber Muslimin.

Adapun identitas korban masih belum diketahui. Namun diperkirakan pria itu berusia 30-40 tahunan.

Baca Juga: Brakkk! Jadi Korban Tabrak Lari, Pria Tanpa Identitas Tewas di Jalan Benyamin Sueb

Saat ini tubuh Mr X sudah dievakuasi oleh personel Polsek Pontianak Barat dan Inafis Polresta Pontianak ke Rumah Sakit Dr Soedarso Pontianak untuk penanganan dan identifikasi lebih lanjut.

"Dari hasil pemeriksaan luar oleh Inafis Polresta tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh mayat itu," kata dia.

Muslimin menambahkan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti sudah berapa lama mayat tersebut meninggal dan mencari identitasnya. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait