alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Dayak di Sambas Puluhan Tahun Menanti Jembatan Baru, Endingnya Melegakan

Husna Rahmayunita Kamis, 15 Juli 2021 | 09:55 WIB

Warga Dayak di Sambas Puluhan Tahun Menanti Jembatan Baru, Endingnya Melegakan
Ilustrasi jembatan rubuh. [Antara]

Jembatan yang ada kini kondisinya memprihatinkan.

SuaraKalbar.id - Penantian panjang warga Dayak di Desa Maribas, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat untuk memiliki jembatan baru disebut-sebut bakal berbuah manis.

Sebab, Pemerintah Kabupaten Sambas berencana mewujudkan keinginan warga tersebut dalam waktu dekat. Hal itu disampaikan oleh Bupati Sambas Satono ketika melakukan kunjungan ke Desa Maribas.

Pada Rabu (14/7/2021) kemarin, ia mendegar langsung aspirasi warga Dayak di sana, yang mana mendambakan jembatan baru yang kokoh. Pasalnya, menurut warga jembatan yang ada di Desa Maribas kekinian lapuk dan tak layak dilalui warga.

"Masyarakat Dayak di Desa Maribas ternyata sudah puluhan tahun mendambakan jembatan baru. Sementara jembatan kayu yang ada, kondisinya sudah hancur. Kayunya lapuk nyaris putus. Itu jembatan sudah tak layak lagi dilewati oleh kendaraan" ungkap Satono seperti dikutip dari insidepontianak.com -- mitra Suara.com.

Baca Juga: Masjid Jami Sambas, Masjid Tertua di Kalimantan Barat

Satono terenyuh begitu mendengar curahan hati warga terkait kondisi infrastruktur di desa tersebut, di mana ada jembatan nyaris ambruk. Sementara tidak ada jalur alternatif lain yang bisa dilewati warga, sehingga akses penunjang perekonomian warga terhambat.

Karenanya, para warga meminta agar dibangun jembatan kokoh yang menghubungkan antara Desa Maribas dan Desa Seret Ayon. Terkait hal itu, Satono berjanji akan merevitalisasi jembatan kayu yang nyaris roboh dengan beton kokoh tahun ini.

"Sebagai pemimpin, tentu saya merasa sangat prihatin sekali dengan kondisi itu. Saya berjanji, tahun depan jembatan itu akan saya bangun tahun ini juga. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar tanpa kendala. Sehingga mimpi masyarakat Dayak di sana terwujud," ungkapnya.

Lebih lanjut, Satono berharap, jika jembatan beton itu selesai dibangun, masyarakat Desa Maribas bisa menjaganya dengan baik supaya awet tahan lama.

Baca Juga: Geger Penemuan Mayat Tanpa Busana Tersangkut di Jembatan Barelang 1

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait