alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Puluhan ABK Belum Ditemukan, Pencarian Kapal Tenggelam di Kalbar Diperpanjang

Husna Rahmayunita Rabu, 21 Juli 2021 | 09:20 WIB

Puluhan ABK Belum Ditemukan, Pencarian Kapal Tenggelam di Kalbar Diperpanjang
Tim SAR gabungan menemukan salah seorang nelayan yang meninggal, korban kapal tenggelam di Kalbar. (Antara/Jessica HW)

Operasi pencarian diperpanjang tiga hari.

SuaraKalbar.id - Operasi pencarian korban kapal tenggelam di perairan Kalimantan Barat (Kalbar) diperpanjang menyusul belum ditemukannya puluhan nelayan yang merupakan anak buah kapal atau ABK. Pencarian diteruskan selama tiga hari.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan Koarmada I TNI AL Letkol Laut (P) La Ode M. Holib.

“Operasi pencarian diperpanjang sampai tiga hari ke depan hingga 23 Juli,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, pukul 19.45 WIB.

Salah satu unsur SAR gabungan yang terlibat dalam upaya pencarian korban adalah TNI AL. Dalam dua hari terakhir (19-20 Juli), TNI AL berhasil mengevakuasi delapan korban yang terdiri dari dua korban selamat dan enam orang meninggal dunia.

Baca Juga: Tragedi Kapal Tenggelam di Kalbar: 15 Orang Meninggal, Puluhan ABK Masih Dicari

Tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), dua pesawat udara patroli maritim dan sejumlah Kapal Angkatan Laut (KAL) serta ratusan personel dikerahkan dalam pencarian yang digelar Basarnas tersebut.

Sementara KRI yang dilibatkan, yakni KRI Kerambit-627, KRI Clurit-641, dan KRI Usman Harun-359 dengan dukungan KAL Lemukutan dan KAL Sambas. Selain itu, pesawat udara intai maritim yang  terdiri dari pesawat CN235 P-8305 dan Cassa MPA P-8203 juga dikerahkan.

Mobil ambulans Rumah Sakit Bhayangkara membawa satu jenazah nelayan yang berhasil ditemukan SAR, dari dermaga Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (15/7/2021). [ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang]
Mobil ambulans Rumah Sakit Bhayangkara membawa satu jenazah nelayan yang berhasil ditemukan SAR, dari dermaga Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (15/7/2021). [ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang]

Sebelumnya, sebanyak 18 kapal kecelakan di Muara Jungkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat akibat cuaca buruk pada Selasa (13/7/2021). Kapal-kapal itu diterjang ombak besar hingga dilaporkan hilang, terdampar, hingga tenggelam

Tim SAR Gabungan melakukan operasai pencarian dan telah berlangsung selama sepekan. Pencarian pun dilanjutkan hingga tingga hari ke depan.

Berdasarkan data SAR Pontianak, untuk korban yang masih belum ditemukan sampai sejauh ini berjumlah 33 orang. Sementara yang telah ditemukan berjumlah 105 orang, terdiri dari 83 orang korban selamat dan 22 orang meninggal dunia. (Antara)

Baca Juga: Tragedi di Perairan Kalbar, Dua Pesawat Intai Dikerahkan Cari Korban Kapal Tenggelam

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait