alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jalan Teluk Batang - Seponti Rusak, Warga Tepok Jidat

Dythia Novianty Selasa, 05 Oktober 2021 | 21:52 WIB

Jalan Teluk Batang - Seponti Rusak, Warga Tepok Jidat
Ruas jalan Teluk Batang – Seponti, berstatus jalan kabupaten rusak parah. [Insidepontianak/fauzi]

Ruas jalan Teluk Batang Seponti, berstatus jalan kabupaten, rusak parah.

SuaraKalbar.id - Ruas jalan Teluk BatangSeponti, berstatus jalan kabupaten, rusak parah dan dikeluhkan warga setempat.

Salah satu warga Teluk Batang Ahamdi, hampir setiap hari bergelut di jalan rusak menuju kecamatan Seponti untuk membawa buah kelapa sawit.

Dia berharap kepada pemerintah agar dapat melakukan perbaikan jalan yang semakin hari semakin parah kerusakannya.

Dirinya mengaku, selain memperlama perjalanan, jalan yang rusak puluhan kilo meter tersebut juga mempercepat kerusakan kendaraannya.

Baca Juga: Serasa Alami Badai Pasir di Gurun, Pemotor Auto Mandi Debu saat Melintas di Jalan Rusak

“Saya berharap agar dapat melakukan perbaikan dengan cepat, apa lagi ini sudah lama rusaknya. Saya biasanya membawa buah sawit dari Teluk Batang ke Seponti untuk dijual dari hasil kebun saya,” kata dia dilansir laman Insidepontianak, Selasa (5/10/2021).

Ia menilai, hal ini pastinya juga dirasakan oleh warga lainnya, yang sering menggunakan jalan tersebut. Jalur tersebut menjadi salah satu akses dalam beraktifitas sehari-hari

“Harapan warga lainnya saya rasa sama. Apa yang saya rasakan, semoga saja jalan itu dapat segera diperbaiki, “tambahnya.

Kerusakan jalan ini sudah lama terjadi, sehingga aktivitas masyarakat menjadi terganggu, dan berdampak kepada perekonomian masyarakat.

“Untuk perekonomian di bidang perdagangannya sangat berpengaruh, seperti ongkos angkut menjadi naik,” ungkap Kepala Desa Seponti Jaya, Kecamatan Seponti, Kabupaten Kayong Utara Nerwanto.

Baca Juga: Ini Penyebab Roda Depan Mobil Berbunyi, Setelah Pemakaian Dua Tahun Lebih

Saat ini, satu-satunya SPBU di Kecamatan Seponti tutup, tapi belum diketahui secara pasti sejak kapan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait