alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anggota Komisi Fatwa MUI Ditangkap Densus 88 Antiteror, Diduga Terlibat Kelompok Teroris

Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir Selasa, 16 November 2021 | 16:41 WIB

Anggota Komisi Fatwa MUI Ditangkap Densus 88 Antiteror, Diduga Terlibat Kelompok Teroris
Tim Densus 88 Saat mengamankan pelaku teror namun melawan [Foto: Antara]

Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ahmad Zain An-Najah dibekuk Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

SuaraKalbar.id - Salah satu anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ahmad Zain An-Najah dibekuk Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Kabar tersebut dibenarkan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan.

"Ya, benar. Hari ini itu dulu ya," kata Ramadhan kepada wartawan, Selasa (16/11/2021).

Namun, dia enggan merinci perihal penangkapan tersebut. Dia diduga ditangkap bersamaan dengan Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Ustaz Ahmad Farid Okbah.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Bekasi, Diantaranya Ustadz Farid Okbah

Berdasar informasi, Ahmad Zain ditangkap karena dugaan terlibat dalam kelompok terorisme Jamaah Islamiyyah (JI) dan menjabat sebagai dewan syuro dalam organisasi tersebut.

Berdasarkan penulusuran Suara.com di laman laman MUI, pada Selasa sekitar pukul 15.51 WIB, Zain masih tercatat sebagai anggota Komisi Fatwa MUI.

Selain menangkap kedua terduga teroris ini, Densus 88 Antiteror Polri juga menangkap satu terduga teroris lainnya berinisial AA. Pria yang berprofesi sebagai dosen itu ditangkap di Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat, pagi tadi.

Dari informasi yang dihimpun, AA diduga menjabat sebagai pengawas kelompok JI.

Untuk diketahui, sebelumnya Ketum PDRI Farid Okbah ditangkap Densus 88 Antiteror Polri. Dia ditangkap di kediamannya di  kawasan Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (16/11/2021) subuh tadi.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Anggota Komisi Fatwa MUI Ahmad Zain An-Najah Ditangkap Densus

Kabar penangkapan ini dibenarkan oleh anggota Tim Pembela Muslim (TPM) Achmad Michdan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait