Terkait Biaya Pembangungan IKN Nusantara, Bambang Susantono: Tentu Saja Butuh 'Support' Pembiayaan dari Masyarakat

Bambang juga mengungkapkan harapannya agar masyarakat dapat turut urun rembuk dalam pembangunan ibu kota baru, termasuk dalam hal pembiayaan.

Bella
Selasa, 29 Maret 2022 | 17:12 WIB
Terkait Biaya Pembangungan IKN Nusantara, Bambang Susantono: Tentu Saja Butuh 'Support' Pembiayaan dari Masyarakat
Ilustrasi IKN Nusantara. (YouTube/Sekretariat Presiden)

IKN sendiri diketahui memiliki wilayah daratan seluas sekitar 256.142 hektare dan wilayah perairan laut seluas sekitar 68.189 hektare yang berada di kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di provinsi Kalimantan Timur.

Dalam Rencana Induk IKN, disebutkan pembangunan IKN akan terjadi dalam 5 tahap yaitu pada tahap I pada 2022-2024 untuk pembangunan perkotaan, pembangunan infrastruktur dasar, dan pembangunan ekonomi serta relokasi TNI, Polri dan BIN; tahap II pada 2024-2029 dengan target asilitas transportasi umum primer maupun sekunder sudah siap dipakai.

Tahap III yaitu pada 2030-2034 dengan target penyelesaian sistem angkutan umum massal, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), instalasi pengolahan air minum (IPAM), fasilitas penunjang kota spons, pengolahan sampah, penambahan amenitas digital dan perkotaan.

Tahap IV pada 2035-2039 dimulai pengembangan bidang pendidikan dan kesehatan serta penyelesaian pembangunan kereta api regional dan bendungan multiguna serta tahap 5 pada 2040-2045 yang ditandai dengan pengembangan industri berkelanjutan serta pertumbuhan penduduk yang telah stabil.

Baca Juga:Ketua Kadin Ditangkap di Jakarta, Ini Kasusnya

Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah memperkirakan total kebutuhan anggaran untuk IKN mencapai Rp466 triliun yang akan dipenuhi melalui APBN sebesar Rp89,4 triliun, Rp253,4 triliun dari kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) serta Rp123,2 triliun dari swasta.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini