Wahyudi Hidayat: Kratom Berpotensi Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ramah Lingkungan

"Untuk menjaga lingkungan kami terus dorong pembangunan berkelanjutan dengan kearifan lokal, seperti tanaman tengkawang, kopi dan madu alam, termasuk juga tanaman kratom,"

Bella
Minggu, 05 Juni 2022 | 22:28 WIB
Wahyudi Hidayat: Kratom Berpotensi Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ramah Lingkungan
Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat. ANTARA/Teofilusianto Timotius

SuaraKalbar.id - Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat mengungkapkan bahwa tanaman kratom merupakan salah satu potensi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berbasis ramah lingkungan.

"Untuk menjaga lingkungan kami terus dorong pembangunan berkelanjutan dengan kearifan lokal, seperti tanaman tengkawang, kopi dan madu alam, termasuk juga tanaman kratom," ungkap Wahyudi Hidaya di Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Minggu.

Wahyudi mengungkapkan, peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia sebagai momentum untuk mengingatkan dan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan hidup di sekitarnya.

Dirinya mengatakan, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sendiri telah berkomitmen untuk menjalankan pembangunan berkelanjutan ramah lingkungan, terutama pembinaan di bidang ekonomi.

Baca Juga:Kerja Sama Bibit dan UNS Dorong Pengembangan Talenta Digital Tanah Air

Wahyudi mengungkapkan, Kapuas Hulu juga dikenal sebagai paru-paru dunia, dimana terdapat dua taman nasional, yaitu Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum.

"Tentu kelestarian alam dan lingkungan warisan nenek moyang tersebut perlu dijaga jangan sampai di rusak hanya karena alasan untuk ekonomi masyarakat," ungkapnya.

Dirinya mengatakan, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perlu dikembangkan sejumlah tanaman kearifan lokal, seperti tanaman Tengkawang, madu alam dan juga tanaman kratom (atau juga dikenal dengan nama Biek atau Ketum adalah sejenis tumbuhan dari famili Rubiaceae) yang selama ini memang menghidupi masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.

"Meski pun tanaman endemik Pulau Kalimantan, tepatnya di Kabupaten Kapuas Hulu tersebut belum memiliki legalitas regulasi yang jelas, namun tanaman yang banyak dibudidaya masyarakat sangat membantu pertumbuhan ekonomi dan tidak merusak lingkungan, terutama saat pandemi COVID-19," katanya.

Oleh sebab itu, Wahyudi menekankan terkait lingkungan Pemkab Kapuas Hulu tetap berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan kelestarian lingkungan, sehingga potensi alam dan pembangunan di Kapuas Hulu bisa dinikmati anak cucu ke depannya.

Baca Juga:5 Tips Mengakrabkan Diri di Lingkungan yang Baru, Salah Satunya Saling Membantu

"Yang jelas kami berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup, saya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup, dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini