facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cegah Penyakit Ternak, Kubu Raya Dapat 1.200 Vaksin PMK dari Kementan

Denada S Putri Minggu, 26 Juni 2022 | 09:30 WIB

Cegah Penyakit Ternak, Kubu Raya Dapat 1.200 Vaksin PMK dari Kementan
Salah satu petugas melakukan pengecekan hewan ternak guna mengantisipasi PMK. [SuaraKalbar.co.id]

Selain itu juga mendapatkan obat hewan dan desinfektan.

SuaraKalbar.id - Jelang hari raya Idul Adha penyakit mulut dan kuku (PMK) masih ditemukan di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat (Kalbar). Guna menanggulangi PMK pada hewan ternak tersebut Kementerian Pertanian (Kementan), Direktorat Jenderal Peternakan meluncurkan vaksinasi PMK, di Desa Rasau Jaya 1, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (25/6/2022).

Kabupaten Kubu Raya mendapatkan 1.200 dosis vaksin PMK, selain itu juga mendapatkan obat hewan dan desinfektan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbuntan) Kalbar Muhammad Munsif.

Ia menjelaskan, Kabupaten Kubu Raya yakni Desa Rasau Jaya 1, Kecamatan Rasau Jaya diberikan target 1.200 dosis vaksin dari 3.900 dosis yang diberikan Kementerian Pertanian untuk Kalbar.

“(Ada) 3.900 dosis vaksin ini bagian dari 800 ribu dosis, untuk vaksinasi PMK tahap pertama yang digelar pemerintah,” tuturnya, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Minggu (26/6/2022).

Baca Juga: Ada 13 Kasus PMK, Kelurahan Rejomulyo Metro Masuk Zona Merah

Dirinya menjelaskan, vaksinasi PMK ini ditujukan dan diutamakan terhadap sapi yang dibiakkan. Meski juga bisa untuk sapi potong, namun harus berjarak 6 bulan setelah mendapatkan vaksin, baru bisa dipotong untuk dikonsumsi.

“Ada interval 6 bulan, setelah vaksin kedua sapi tersebut masih aman,vaksin PMK ini hanya untuk wilayah zona hijau, dengan asumsi dalam satu kandang ada satu saja sapi terpapar PMK, maka sapi-sapi yang lain sebenarnya juga sudah terpapar PMK, meski terlihat sehat,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika hewan terinfeksi PMK ini tidak perlu banyak virus. Sedikit saja maka sapi yang lain juga akan ikut terpapar.

Selain itu, sapi yang divaksin ini harus sapi sehat yang terpisah sejauh 10 km dari jarak zona merah atau wilayah yang sudah terpapar PMK.

“Makanya Kota Pontianak tidak bisa mendapatkan vaksin. Di Kubu Raya, walaupun daerah Sungai Ambawang dan Sungai Raya itu masuk zona merah, karena Rasau Jaya ini lebih dari 10 km dan belum ada kasus, maka kita selamatkan yang ada di sini,” tambahnya.

Baca Juga: 723 Ternak di Sumbar Sembuh dari Penyakit Mulut dan Kuku

Sementara itu Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, menyambut baik upaya Kementan dan Pemerintah Provinsi (Pmeprov) Kalbar. Sehingga Kabupaten Kubu Raya mendapatkan vaksinasi PMK yang pertama di provinsi berjuluk Seribu Sungai ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait