facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rumah Terapung Tempat Pengolahan Kratom di Kapuas Hulu Terbakar, Kerugian Diperkirakan Puluhan Juta Rupiah

Bella Rabu, 03 Agustus 2022 | 14:50 WIB

Rumah Terapung Tempat Pengolahan Kratom di Kapuas Hulu Terbakar, Kerugian Diperkirakan Puluhan Juta Rupiah
Kondisi rumah terapung pengolahan daun tanaman kratom di Desa Jongkong Kiri Hulu, Kecamatan Jongkong, wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat yang terbakar. (ANTARA/HO-BPBD Kapuas Hulu.)

Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, semalam. Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp80 juta

SuaraKalbar.id - Sebuah rumah terapung tempat pengolahan daun tanaman kratom di perairan sungai Kapuas Ujung Ubut Desa Jongkong Kiri Hulu Kecamatan Jongkong Kabupaten Kapuas Hulu wilayah Kalimantan Barat rata dengan tanah akibat kebakaran yang berlangsung pada dini hari Rabu (3/8).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Namun kebakaran tersebut menghanguskan rumah terapung bersama kurang lebih dua ton olahan daun kratom yang sudah menjadi remahan dan tepung milik Arifin warga Dusun Ujung Ubut itu.

Akibatnya kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kondisi rumah terapung pengolahan daun tanaman kratom di Desa Jongkong Kiri Hulu, Kecamatan Jongkong, wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat yang terbakar. (ANTARA/HO-BPBD Kapuas Hulu)
Kondisi rumah terapung pengolahan daun tanaman kratom di Desa Jongkong Kiri Hulu, Kecamatan Jongkong, wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat yang terbakar. (ANTARA/HO-BPBD Kapuas Hulu)

"Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, semalam. Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp80 juta," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kapuas Hulu Gunawan, kepada ANTARA, di Putussibau Kapuas Hulu, Rabu.

Dikatakan Gunawan, dirinya belum mendapatkan kronologis kejadian kebakaran dari pihak terkait.

"Untuk kronologis kejadian, masih menunggu dari pihak kecamatan," ujarnya.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kejadian tersebut. (Antara)

Komentar

Berita Terkait