Presiden Joko Widodo Sedih Masyarakat Kalbar Berobat ke Luar Negeri

Saya sangat sedih jika mendengar ada masyarakat kita yang sakit dan berobat keluar negeri dan untuk di Kalbar, masih banyak yang berobat ke negara tetangga.

Bella
Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:48 WIB
Presiden Joko Widodo Sedih Masyarakat Kalbar Berobat ke Luar Negeri
Presiden Jokowi Tiba di Kalimantan Barat disambut Gubernur Sutarmidji. (Istimewa)

SuaraKalbar.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sedih mendengar banyak masyarakat Kalimantan Barat yang masih berobat ke luar negeri.

Untuk itu, Presiden Jokowi meminta masyarakat untuk tidak lagi berobat ke luar negeri karena saat ini pemerintah sudah menyiapkan rumah sakit modern di daerah.

"Saya sangat sedih jika mendengar ada masyarakat kita yang sakit dan berobat keluar negeri dan untuk di Kalbar, masih banyak yang berobat ke negara tetangga. Mulai hari ini, jangan lagi berobat ke luar negeri, karena Kalbar sudah ada rumah sakit modern yang bisa melayani masyarakat," ungkap Jokowi saat meresmikan Gedung RSUD Soedarso Pontianak, Selasa.

Menurut Presiden, pemerintah pusat dan daerah telah melakukan gotong royong untuk membangun Gedung RSUD Soedarso yang dilengkapi dengan peralatan modern.

Baca Juga:Ajukan Pahlawan Polri, Pengacara Brigadir J Surati Jokowi

"Tadi saya sudah cek semua kondisi ruangan di gedung baru ini. Gedung RSUD Soedarso ini mulai dibangun menggunakan APBD Kalbar sejak 2019 itu, memiliki dua tower dengan masing-masing enam lantai. Kami dari pusat menyiapkan alat kesehatan di gedung itu dengan biaya Rp200 miliar lebih," katanya.

Presiden menambahkan, Gedung RSUD Soedarso dengan dua menara tersebut memiliki 277 tempat tidur serta 14 kamar operasi. Selain itu gedung baru RS tersebut juga dilengkapi dengan ruang ICU, NICU, PICU dan ICCU.

Pembangunan Gedung RSUD Soedarso yang baru merupakan gagasan dari Gubernur Kalbar Sutarmidji yang berkeinginan Kalbar memiliki RS yang lebih representatif.

Pembangunan di sektor kesehatan ini, juga sekaligus sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

"Saya juga sangat mendukung kebijakan Pemprov Kalbar yang akan menerapkan operasional rumah sakit tersebut tanpa kelas, agar semua masyarakat mendapatkan pelayanan yang sama dan berkualitas. Mudah-mudahan rumah sakit ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kalbar, sehingga tidak berobat keluar negeri lagi," kata Jokowi. (Antara)

Baca Juga:Pengacara Minta Jokowi Angkat Brigadir J Sebagai Pahlawan Saat HUT RI, Ini poin-poinnya

News

Terkini

Orang cerdas tau dan mampu meletakan segala sesuatu yang sesuai, bukan mencampur adukan segala sesuatunya, good job mba Nana panutanku

News | 09:53 WIB

PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan

News | 09:30 WIB

Kenapa ini pada bod*h ya, udah cakep, punya mobil, kaya, bod*h tapi

News | 09:11 WIB

Petugas kami sempat pergoki aksi pencuri tersebut, karena panik kemudian kabur dengan memacu mobilnya. Pelaku bahkan menabrak pagar depan hingga ambruk

News | 08:00 WIB

Hasil pemeriksaan tim medis, almarhum Imron memang meninggal karena bunuh diri karena diperkuat dengan munculnya sperma dan keluarnya kotoran

News | 06:05 WIB

Terdakwa sebagai aparat penegak hukum tidak menjadi contoh yang baik dalam upaya pemberantasan korupsi

News | 21:17 WIB

Kalau saya lihat arsitekturnya bagus, apalagi kalau landscapenya sudah jadi harusnya semakin bagus.

News | 20:58 WIB

Hasil komunikasi kami dengan penyidik, bahwa penyidik saat ini sedang fokus melakukan evaluasi terkait kesehatannya Bu PC, baik dari fisik maupun psikisnya

News | 20:27 WIB

Maksud kami kan, kemarin seakan-akan kan mereka bisa menunjukkan ada tambang emas itu kemudian mau dihentikan, tidak seperti itu prosesnya

News | 19:57 WIB

Sesuai laporan singkat dari kepala Polres, warga yang tertembak itu orang yang masuk dalam DPO perkara pengeroyokan dan tertembak saat akan dilakukan penangkapan

News | 19:23 WIB

Satu hal yang juga dikedepankan adalah kolaborasi antar institusi.

News | 19:00 WIB

Senpi-senpi ini penyerahan dari Dewan Adat Dayak (DAD) se-Kabupaten Bengkayang sebanyak 28 pucuk, penyerahan dari Yayasan Planet Indonesia (YPI) Sanggau Ledo sebanyak 70 pucuk

News | 18:34 WIB

Sarannya, pilih kondom yang tepat. Perlu diingat, ada beberapa bahan-bahan kondom, bukan hanya lateks tetapi ada beberapa jenis yang lain

News | 18:20 WIB

Saya sudah minta instansi terkait yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat segera melakukan perbaikan, karena jembatan ini perlu cepat ditangani

News | 17:02 WIB

Tim gabungan dari anggota Polsek Manis Mata, bersama warga menemukannya sekira pukul 22.30 WIB

News | 16:42 WIB
Tampilkan lebih banyak