Gubernur dan Wagub Kaltara Kenakan Pakaian Dayak pada HUT RI

Menggunakan pakaian daerah dalam agenda resmi pemerintahan adalah wujud kecintaan terhadap keragaman yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bella
Kamis, 18 Agustus 2022 | 09:15 WIB
Gubernur dan Wagub Kaltara Kenakan Pakaian Dayak pada HUT RI
Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia mengenakan pakaian adat Dayak Berusu di Tanjung Selor, Bulungan, Rabu (17/8). ANTARA/HO - DKISP Provinsi Kaltara.

SuaraKalbar.id - Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) kompak mengenakan baju adat dayak saat mengikuti perayaan HUT ke-77 RI.

“Pakaian yang saya kenakan kali ini dari adat Dayak Berusu, salah satu etnis yang ada di Kaltara,” kata Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin di Tanjung Selor, Bulungan, Rabu.

Menurut Zainal menggunakan pakaian daerah dalam agenda resmi pemerintahan adalah wujud kecintaan terhadap keragaman yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Yansen TP terlihat mengenakan pakaian adat Dayak Lundayeh.

Baca Juga:Sebut Nilai PBB di DKI Paling Tinggi, Anies : Kami Tak Ingin Warga Jakarta Terusir

Zainal mengungkapkan HUT ke-77 RI kali ini mengusung tema "Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat" karena pandemi COVID-19 sempat memberikan pengaruh terhadap sejumlah aspek di Indonesia maupun dunia.

Gubernur mengaku bahwa penurunan angka pandemi di Kaltara harus terus ditekan dengan vaksinasi rutin untuk memperkuat imunitas masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Wagub Yansen mengaku bangga dan bahagia dengan keamanan dan kondusif di wilayah Kaltara.

Ia mengaku bahwa keberadaan Kaltara sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga adalah sebuah anugerah yang harus dijaga.

Oleh karena itu, Wagub Yansen mengaku bangga dengan harmonisasi masyarakat yang dapat terjaga dan terpelihara dengan baik.

Baca Juga:Survei Rakata: Elektabilitas Herman HN Unggul Jauh sebagai Cagub Lampung 2024

“Jadi saya berharap masyarakat menyadari bahwa bangsa ini adalah bangsa yang besar. Kaltara memiliki keanekaragaman yang harus disatukan untuk membangun negeri,” katanya. (Antara)

News

Terkini

Tim kita memang kurang untuk latihan pertahanan, memang ada beberapa kali kesalahan, dan itu akan lebih fokus memperbaikinya

News | 14:32 WIB

Saya pikir, tadi itu pidato yang luar biasa Ridwan Kamil dan KH Aceng (Ketum PP Persis). Ridwan Kamil harus diperhitungkan juga nih,

News | 12:51 WIB

Kalo ada keluhan, cobalah ditanggapi dengan bijak. Bukan seperti ini caranya

News | 11:26 WIB

Bahkan guru-guru sempat ada yang menangis mendengar pengakuan murid-murid itu dan tidak terima atas kelakuan oknum guru berinisial AS tersebut

News | 09:50 WIB

Mba @NajwaShihab ini kelemahannya dia gak mau mendengar, sudah beberapa tahun yang lalu kita nasehatin untuk merubah cara dia menjadi pembawa acara

News | 09:10 WIB

Pada saat kejadian, ABK kapal berupaya mengeluarkan air yang masuk ke dalam kapal.

News | 09:00 WIB

Setiap warga negara Indonesia, baik itu dari Jawa maupun non-Jawa, memiliki hak yang sama untuk bisa menjadi capres

News | 08:00 WIB

Disampaikan olehnya, program pembangunan gedung sekolah dari Kementerian PUPR itu sangat membantu pemerintah daerah.

News | 08:00 WIB

Saya merasa bersalah sekali begitu mendengar tadi. Terus terang, saya merasa sangat bersalah. Saya akan berusaha dengan waktu yang saya punya

News | 07:05 WIB

Ia menjelaskan, kasus ini terungkap saat Tim Mabes Polri pada 7 September 2022 kemarin menemukan sebuah truk dengan nomor polisi (Nopol) S 8932 NC.

News | 07:00 WIB

Meski sempat tertinggal, Indonesia akhirnya berhasil memenangi laga persahabatan itu dengan skor 3-2 .

News | 06:30 WIB

1.800 personel itu siap digerakkan bila terjadi gangguan kamtibmas terutama di Jayapura yang merupakan ibu kota provinsi

News | 06:05 WIB

Kami tidak memperkenankan adanya prostitusi di Jakarta, dimana saja, apalagi terkait anak-anak harus kami jaga

News | 21:44 WIB

Oknum S ini sebagai pemilik lokasi gudang penampungan solar yang kebakaran yang patut diduga beroperasi secara ilegal,

News | 21:27 WIB

Berdasarkan hasil pantauan yang kita lakukan sejak Sabtu pagi hingga siang hari, sejauh ini belum ditemukan kerusakan bangunan milik masyarakat atau sarana publik

News | 21:16 WIB
Tampilkan lebih banyak