Polis Gagalkan Pengiriman 3 Kg Sabu dalam Bungkus Kopi Premium, Dua Kurir Ditangkap di Pontianak

Polresta Pontianak gagalkan pengiriman 3 kg sabu antarprovinsi yang disamarkan dalam kemasan kopi. Dua kurir ditangkap, bandar diburu.

Bella
Kamis, 31 Juli 2025 | 17:27 WIB
Polis Gagalkan Pengiriman 3 Kg Sabu dalam Bungkus Kopi Premium, Dua Kurir Ditangkap di Pontianak
Ilustrasi sabu. [Ist]

SuaraKalbar.id - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pontianak kembali menggagalkan upaya pengiriman narkoba jaringan antarprovinsi dengan modus baru yang mengecoh.

Kali ini, sabu seberat 3 kilogram disamarkan dalam kemasan kopi premium merek BLUEBEARD Coffee Roasters.

Dua kurir berinisial B (31) dan AS (25) ditangkap saat hendak melakukan transaksi di kawasan Jalan Abdul Rahman Saleh (BLKI), Kecamatan Pontianak Tenggara, Jumat malam (25/7/2025).

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Suyono, menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut.

Baca Juga:Kasus Kekerasan Seksual Anak di Pontianak, Dua Nama Muncul Sebagai Terduga Pelaku!

Ilustrasi sabu. [Istimewa]
Ilustrasi sabu. [Istimewa]

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh tim Satresnarkoba.

“Anggota langsung melakukan penghentian, penangkapan serta penggeledahan terhadap mobil pick up Daihatsu Grandmax warna abu-abu yang digunakan kedua pelaku. Saat diperiksa, ditemukan tiga bungkus besar transparan berisi sabu yang disamarkan dalam kemasan kopi,” ungkap Kapolresta dalam konferensi pers, Rabu (30/7).

Dari hasil pemeriksaan, pelaku B mengaku sabu tersebut rencananya akan dikirim ke Kalimantan Tengah atas perintah seorang bandar bernama Bob, yang kini tengah diburu pihak kepolisian.

B mengaku dihubungi kembali oleh Bob, seorang kenalan lama, melalui pesan di Facebook Messenger.

“Pelaku ini mengaku baru pertama kali menjalankan tugas sebagai kurir. Ia menerima tawaran Bob dan kemudian mengajak rekannya, AS, untuk ikut,” ujar Suyono.

Baca Juga:Surat Terbuka Ibu Korban ke Prabowo Viral! Kasus Kekerasan Seksual Anak di Pontianak Diambil Alih Polda

Keduanya dijanjikan bayaran tinggi sebesar Rp80 juta per kilogram sabu yang berhasil dikirim.

Sebagai uang muka, mereka telah menerima Rp20 juta untuk biaya operasional perjalanan. Namun sebelum sempat menyelesaikan tugas, mereka keburu ditangkap petugas di tengah jalan.

Modus penyamaran dalam kemasan kopi premium disebut sebagai upaya para pelaku untuk menghindari deteksi dari aparat.

Biasanya, jaringan narkoba menggunakan kemasan teh Cina sebagai pembungkus sabu.

“Ini adalah modus baru yang berupaya mengecoh petugas. Dulu memakai bungkus teh, sekarang sudah beralih ke kemasan kopi agar tidak mencolok,” terang Suyono.

Selain sebagai kurir, pelaku B diketahui sehari-hari bekerja sebagai sopir angkutan sayur dengan rute Pontianak–Mempawah. Dalam pengakuannya, ia dan rekannya juga sempat menggunakan sabu bersama sang bandar sebelum akhirnya ditugaskan sebagai kurir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini