SuaraKalbar.id - Polresta Pontianak Kota masih melakukan penyelidikan atas kasus pembunuhan berencana di Pontianak Kota, Pontianak, Kalimantan Barat.
Satu keluarga di Pontianak dibantai oleh pria berinisial A. Pelaku tega membantai istri dan keluarganya.
Hasil pemeriksaan sementara, upaya pembantaian keluarga di Gang Sebedang Dalam, Jalan H Rais A Rahman, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Kota, itu karena permasalahan keluarga.
"Pelaku berinisial A. Motif dari perbuatan ini, pelaku sakit hati dengan keluarganya. Si A ini suami, karena keluarga istri menyuruh untuk cerai. Makanya dia meluapkan amarahnya dengan niat menghabisi istri, kakak (abang) ipar dan ibu mertuanya," jelas Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Leo Joko Triwibowo saat ditemui di lokasi kejadian.
Dalam pembantaian ini, satu orang tewas di tempat karena mengalami luka tusukan senjata tajam di sekujur tubuhnya. Sementara dua korban lainnya masih kritis dan dirawat di RSU St Antonius Pontianak.
"Korban meninggal dunia adalah Ab kakak dari istrinya (abang ipar pelaku), kemudian At si istri dan Ap orang tua istri kritis. Masih dirawat di rumah sakit," jelas Leo.
Informasi yang dikumpulkan di lapangan, pelaku selama ini sudah pisah tinggal dengan istrinya. Pelaku tinggal di Purnama, Pontianak Selatan. Sementara, istri dan kedua anaknya tinggal di Gang Sebedang Dalam.
Karena sakit hati itu, pelaku mendatangi rumah orangtua istrinya, Kamis (11/2/2021) pagi. Saat itu, sekira pukul 05.00 Wib, pelaku tiba di depan rumah mertuanya.
Pelaku kemudian memecahkan kaca jendela dan masuk ke dalam rumah. Keluarganya sedang tidur, langsung dibantai. Ab saat itu tidur di lantai bawah dan langsung dihabisi. Setelah itu, pelaku ke lantai atas mencoba menghabisi istri dan mertuanya.
Baca Juga: Diduga Terlibat di Kamp Pembunuhan Nazi, Kakek Ini Didakwa 3.518 Tuntutan
Karena mendengar ada keributan, warga pun mendatangi lokasi kejadian di pemukiman padat ini. Sehingga kedua korban lainnya masih dapat diselamatkan. Sementara kedua anaknya, tidak mendapat perbuatan kasar dari pelaku.
Anggota Polresta Pontianak Kota yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi bersama Tim Inafis dan Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak Kota.
Pelaku langsung diamankan dan para korban dilarikan ke RSU St Antonius. "Pelaku ditangkap di TKP tanpa perlawanan dan masih kita interogasi terus di Mapolresta Pontianak Kota," tutup Leo.
Kontributor : Ocsya Ade CP
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
OJK Hentikan 2.263 Entitas Pinjaman Online Ilegal
-
4 Cushion Lokal dengan Hasil Setara Foundation Cair Mahal, Praktis dan Ramah di Kantong
-
OJK Terbitkan Aturan Teknologi Informasi Perkuat Keamanan Digital BPR dan BPR Syariah
-
Heboh! Pelajar SMP Diduga Pesta Narkoba di Ruang Kelas Sekolah
-
Banjir Rob Kalimantan Barat Picu Ancaman Hewan Liar Masuk Permukiman, Warga Diminta Waspada