SuaraKalbar.id - Rumah adat Kalimantan Barat dan sisi uniknya. Identitas suatu suku bangsa terdapat di lagu-lagu daerah, baju adat daerah, hingga rumah adat yang menjadi tempat berlindung dan tinggal suku tersebut.
Rumah adat daerah dibangun berdasarkan satu unsur kebudayaan dalam masyarakat suku tersebut. Di Kalimantan Barat, dikenal rumah adat yakni rumah Radakng.
Jika berjalan-jalan ke TMII kamu pasti akan melihat banyak anjungan dari berbagai provinsi di Indonesia yang berjajar di sepanjang kiri jalan. Salah satunya adalah anjungan atau rumah adat Kalimantan Barat yang disebut dengan rumah Panjang, rumah Betang, atau rumah Radakng yang menjadi rumah bagi suku Dayak. Serta keberadaannya sekarang yang semakin hilang tergerus perkembangan zaman.
Rumah Radakng, berdiri di jalan di komplek perkampungan budaya di Jl Sutan Syahrir Kota Baru Pontianak, menjadi rumah adat terbesar yang ada di Indonesia serta menjadi landmark kota Pontianak selain Tugu Khatulistiwa.
Dikatakan sebagai rumah adat terbesar dikarenakan memiliki panjang 138 meter dengan lebar 6-7 meter dan terdapat sekitar 50 ruangan. Karena ukurannya yang lebih besar dibandingkan dengan rumah-rumah adat lainnya, rumah Radakng ini sempat memperoleh rekor MURI dunia.
Konstruksi bangunannya terbuat dari kayu dengan ketinggian sekitar 5-8 meter, bangunan ini ditopang oleh tiang penyangga yang sekaligus berfungsi untuk menghindari serangan binatang buas dan bencana banjir.
Karakteristik Rumah Radakng
Karakteristik atau keunikan dari rumah adat satu ini adalah, tangga atau hejot harus berjumlah ganjil.
Burung Enggang sebagai pandemik khas Kalimantan Barat ini juga dijadikan simbol kegagahan dan kekuatan dari rumah ini. Rumah adat Radakng atau Panjang ini terbagi ke dalam empat bagian utama, yaitu :
Baca Juga: Resep Bubur Pedas Khas Sambas, Kuliner Lezat Kalimantan Barat
- Pante , bagian depan rumah yang dijadikan sebagai teras rumah
- Samik , ruang tamu sekaligus ruang keluarga atau dijadikan tempat musyawarah adat
- Bilik, merupakan kamar tidur bagi penghuni rumah
- Uakng Mik , bagian belakang rumah yang berfungsi sebagai dapur
Filosofi Rumah Radakng
Tak hanya sekedar bangunan untuk berlindung saja, tetapi rumah adat Radakng memiliki filosofi sesuai dengan bentuk serta peruntukannya yang mendeskripsikan sifat kebersamaan dan toleransi antar anggota keluarga.
Hulu dan hilir rumah harus searah matahari terbit dan terbenam, yang melambangkan kerja keras dalam mengarungi kehidupan, yang dimulai dari fajar hingga senja. Pada bagian depan rumah ini terdapat patung dari kayu ulin yang menyerupai manusia, digunakan dalam ritual mengantar arwah leluhur ke alam surga, serta mengusir roh-roh jahat.
Secara garis besar rumah Radakng ini mengutamakan keharmonisan dalam bermasyarakat.
Selain rumah Panjang atau Radakng ini juga ada rumah adat Kalimantan Barat lainnya yaitu rumah adat Baluk
Rumah Adat Baluk
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Perbanas Menyatakan Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Hunian, Kendaraan, dan Liburan Impian
-
Mengapa Anak di Bawah Umur Masih Bisa Masuk Tempat Hiburan Malam di Pontianak?
-
Kedepankan Pendekatan Advisory, BRI Raih Global Private Banking Innovation Awards 2026