SuaraKalbar.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang memastikan perayaan Imlek dan Cap Go Meh di kota tersebut belum bisa digelar meriah seperti sebelum masa Pandemi Covid-19 melanda.
Kepastian tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Singkawang Yulianus Anus usai menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Imlek dan CGM Tahun 2022.
“Hasil kesimpulan rapat panitia Satgas dan kawan-kawan MABT, Makin dan sebagainya memberikan masukan agar perayaan Imlek dan Cap Go Meh dibatasi sesuai PPKM yang berlaku pada saat nanti,” ujar Yulianus Anus seperti dikutip Suarakalbar.co.id-jaringan Suara.com.
Dia menjelaskan, selain itu, ritual tolak bala yang bersifat festival juga dilarang. Kemudian arak-arakan juga tidak diperkenankan.
Meski begitu, hanya tolak bala di kelenteng masing-masing yang diperbolehkan. Ia mengungkapkan, nantinya keputusan tersebut akan dituangkan dalam Surat Edaran Wali Kota Singkawang dan disesuaikan dengan PPKM yang berlaku.
“Jadi hasil rapat ini akan disampaikan ke Bu Wali Kota dan diantaranya ada empat keputusan di antaranya panitia menghiasi kota, perayaan dilaksanakan secara terbatas dan harus tetap mematuhi prokes serta Cap Go Meh hanya di masing-masing kelenteng,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang Sumberanto Tjitra mengatakan, kondisi Kota Singkawang kekinian masih dalam suasana Pandemi Covid-19 dan masih PPKM level dua.
“Ada ketentuan di dalam Inmendagri Nomor 44 dan Nomor 41 yang mengatur tempat ibadah dan sudah jelas, hal berbau festival kita tunda dulu sampai waktu sudah aman di Indonesia baru dilaksanakan,” jelasnya.
Namun untuk hias kota dan peribadatan, masih diperbolehkan.
”Penting ada prokes dan kita harus patuhi dengan tidak berkerumun dan tetap mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer serta memakai masker,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Segini Besaran Zakat Fitrah 2026 di Singkawang
-
Tips Menjaga Berat Badan Stabil Saat Ramadan dari Dokter Spesialis Olahraga
-
Operasi Pasar Murah di Melawi Kalbar: Paket Sembako Rp50 Ribu
-
Lonjakan Penumpang Bandara Singkawang Jelang Cap Go Meh 2026 Tembus Dua Kali Lipat
-
Polisi Tertibkan 33 Pengendara Knalpot Brong di Singkawang