Scroll untuk membaca artikel
Bella
Kamis, 10 Februari 2022 | 20:53 WIB
Sejumlah masyarakat melakukan aksi penolakan terhadap perpindahan penduduk dari Kota Pontianak menjadi penduduk Kubu Raya. (Suara.com/Rabiansyah)

"Sampai detik ini pun belum ada 1 pun pejabat pemerintah Kubu Raya itu yang datang kesini, kami hanya ingin melihat pemerintah Kabupaten Kubu Raya datang untuk mensosialisasikan kepada warga, kemudian mereka menginformasikan hanya lewat guru-guru di Sekolah, supaya wali murid memindahkan KTP nya ke Kubu Raya, ini di perum IV isinya manusia semua, jadi ayolah pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk segera datang mensosialisasikan kepada masyarakat disini," imbuhnya.

Hal senada dusampaikan Nasarius Selaku Ketua RT 4 RW 10, Sungai Mendalam Kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur, dirinya mengaku kecewa terhadap Pemerintah Kabupaten Kubu Raya khususnya, karena belum ada mensosialisasikan program tersebut.

"Sampai detik ini kami kecewa bahwa tidak tahu di informasikan kalau mereka itu benar mengurus Perum IV menjadi bagian dari Kubu Raya, datang dong seperti yang tadi jangan seperti ini, kami tidak terima karena kami memang Penduduk asli kota Pontianak ini, seluruh 1000 lebih Kartu Keluarga, dan 5000 lebih penduduk semuanya KTP identitasnya di Kota Pontianak, Ada apa mau dialihkan ke Kubu Raya, Ada apa kepentingan ini, nah disinilah peran Pemerintah, Kepala Daerah itu dia harus tegas," tuturnya.

Padahal dirinya berharap, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk melakukan sosialisasi terhadap masyarakat disana.

Baca Juga: Musrenbang Digelar Secara Zoom Meeting, Sejumlah Kades di Mempawah Walk Out, Susah Sinyal?

"Sampai hari ini, setelah jejak pendapat sampai, detik ini belum pernah ada yang namanya sosialisasi dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, kalau memang dari dulu mereka sampaikan kepada kami, datang ke sini kami terima, dialog seperti apa maunya gitu kan, jangan diam seperti ini, disini berisikan manusia-manusia yang punya moral, yang perlu dibina yang perlu di apa, di berikan pelayanan yang maksimal," tambahnya.

Sementara itu Bupati Kabupaten Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan jika akan tetap melakukan hal tersebut sesuai dengan legalitas masyarakat disana.

"Mereka tidak mau pindah ke Kubu Raya saya tak mau menanggapi hal tersebut, kita lebih ke arah kedepan karena legalitas, jadi saya tidak perlu menanggapi karena ketidakpahaman atau karena sebagainya," paparnya.

Meski begitu, Muda menyatakan tetap akan melakukan penguatan terkait masalah dokumen kependudukan.

"Kita sudah menyampaikan akan segera diurus bagi yang merasa butuh cepat, apalagi di Kubu Raya untuk adminduk ini sudah sangat cepat bisa langsung lewat Desa, kolektif bisa langsung Kecamatan, dan bisa langsung bisa ke Disdukcapil saya jamin tidak ada biaya, semua Kecamatan sudah bisa cetak KTP sendiri jadi apalagi harus direpotkan karena kecamatan Sungai Ambawang bisa membantu," katanya.

Baca Juga: Baru Merasakan Aliran Listrik Negara di Desanya, Warni : Rasanya Seperti Mimpi

Muda juga akan melakukan perbaikan pembangunan infrastruktur di Perumnas IV dan dirinya juga menyebut akan mengutamakan PDAM di lokasi tersebut.

Load More