SuaraKalbar.id - Polisi akhirnya berhasil meringkus Komplotan pencuri ratusan tiang besi pembatas trotoar (Bollard) di Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak, yang menyebabkan kerugian hingga Rp 185 juta.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kalbar, Kombes Pol Aman Guntoro menyebut, ada lima orang yang terlibat dalam kasus ini, kelimanya berinisial DH, TO, OT, WS dan AR.
“Tersangka ada lima orang. Empat pelaku pengrusakan, dan satu orang penadah,” kata Aman Guntoro, melansir insidepontianak.com, jaringan suara.com, Selasa (15/3/2022).
Kelima tersangka diringkus di Kota Pontianak, namun di lokasi berbeda-beda. Salah seorang pelaku, DH, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas polisi di kaki, karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.
Diketahui, lebih dari 100 batang besi pembatas trotoar yang dicuri. Selain besi pembatas trotoar, para pelaku juga mecuri tutup gorong-gorong drainase yang terbuat dari besi.
“Akibat kejadian ini, negara dirugikan hingga Rp185 juta,” terangnya.
Adapun modus pencurian komplotan ini, yaitu dengan cara mengamati situasi sekitar, kemudian melakukan pengrusakan terhadap pembatas besi trotoar lalu digoyang hingga lepas.
“Setelah lepas, pelaku bawa lari dengan sepeda motor,” kata Aman.
Berita Terkait
-
Sempat Terjadi Karhutla di Jalan Aloe Vera Pontianak, Tim Pemadam Berjibaku Padamkan Api Siang Hingga Petang
-
Terkait Stok Minyak Goreng di Pontianak, Kepala Diskumdag: Harusnya Tersedia, Bahkan Surplus
-
Prakiraan Cuaca, BMKG Prediksi Pontianak akan Diguyur Hujan Petir Siang Ini
-
Apresiasi Operasi Pasar Minyak Goreng, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono: Semoga Meredakan Kepanikan Warga
-
Seorang Pria Berusia 24 Tahun Berinisial FB Tega Pukuli Wajah dan Perkosa Anak 14 Tahun di Sebuah Hotel Pontianak
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya