SuaraKalbar.id - Mantan Gubernur sekaligus Caleg DPR-RI PDIP Dapil 1 Kalimantan Barat, Cornelis, sindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat hadir dalam kampanye akbar Capres Ganjar Pranowo yang berlokasi di Rumah Adat Lingga, Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar).
Sebelumnya, diketahui Ganjar telah dijadwalkan hadir dalam rangka melakukan kampanye dan pertemuan dialog di Kalbar pada Rabu (31/01/2024) siang.
Dalam kampanye akbar tersebut, diketahui Ganjar hadir bersama sejumlah tim suksesnya, tak terkecuali Cornelis.
Pada kesempatan tersebut, tak disangka Cornelis secara terang-terangan tampak menyindir Presiden Jokowi yang dinilai tak lagi mengurus rakyat di hadapan para hadirin.
"Akhir-akhir ini dia sudah tidak mau urus rakyat. Sibuk urus anaknya supaya jadi wakil presiden, yang bodoh-bodoh itu, yang gini-gini," ujar Cornelis menggunakan bahasa Dayak Ahe yang dikutip dalam unggahan video akun @aksaraloka.idn pada Rabu sore.
Menegaskan sindirannya, Cornelis lantas bertanya kepada para hadirin terkait pilihan rakyat nantinya pada hari pemilu.
"Mau kalian pilih yang bodoh?" Tanya Cornelis kepada hadirin.
Pertanyaan tersebut lantas spontan dijawab parah hadirin dengan teriakan jawaban tidak.
Tak hanya menyinggung soal Gibran Rakabuming, dirinya bahkan turut memberikan sindiran keras kepada Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.
Baca Juga: Ganjar Sebut UU Perampasan Aset Harus Dibahas dengan DPR dan BPK
"Yang satunya tukang marah, puk puk puk marah. Emosi tidak berkendali. Hati-hati memilih yang tidak benar," tegasnya.
Usai memberikan sindiran, Cornelis lantas berharap para hadirin dalam kampanye akbar tersebut dapat memilih secara rasional.
"Oleh karena itu aku minta kalian memilih secara rasional, menggunakan akal sehat, dikaji seteliti mungkin," pintanya.
Cornelis sendiri diketahui merupakan tokoh politik kelahiran Sanggau, 27 Juli 1953. Dirinya pernah menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Barat pada periode tahun 2013-2018. Saat ini dirinya merupakan seorang anggota DPR RI yang menjabat sejak tahun 2019.
Berita Terkait
-
Ganjar Sebut UU Perampasan Aset Harus Dibahas dengan DPR dan BPK
-
Harga Telur Ayam di Kalbar Naik Menjelang Imlek 2024
-
Belum Jadi Presiden, Ganjar Sudah Pastikan Tak Bisa Penuhi Tantangan Warga Kalbar soal UU Perampasan Aset: Gak Mungkin!
-
Ganjar Pranowo Kunjungi Pontianak, Apa Saja Agendanya?
-
Ketum PSI Kaesang Pangarep Berharap Presiden Jokowi Turut Kampanye
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
Terkini
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian
-
Dari Investor Global hingga UMKM, BRI Bangun Koneksi Bisnis Lintas Negara
-
Dukung Pembangunan Nasional, BRI Salurkan KUR Rp167,01 Triliun hingga September 2026
-
Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!
-
Agar Akses Berbagai Layanan di Koperasi Desa Makin Mudah, BRI Hadirkan BRILink Agen