SuaraKalbar.id - Setelah tiga hari pencarian intensif, kabar duka menyelimuti keluarga kecil di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.
Seorang balita bernama Rafa Fauzan, berusia 1 tahun 11 bulan, yang sebelumnya dilaporkan hilang secara misterius sejak Selasa siang (10/6/2025), ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Penemuan jasad bocah tersebut terjadi pada Jumat dini hari (13/6/2025), sekitar pukul 04.30 WIB.
Seorang warga yang hendak menunaikan salat Subuh di Masjid Husnul Khotimah, Perumahan Roban, Jalan Veteran, Kecamatan Singkawang Tengah, dikejutkan dengan sesosok tubuh kecil yang tergeletak tak bergerak di depan pintu masjid.
"Warga yang pertama kali melihat korban segera melapor ke pengurus masjid dan aparat setempat. Tak lama kemudian, polisi datang dan langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi," ujar salah satu warga yang tak ingin disebut namanya.
Area Masjid Dipadati Warga
Sejak penemuan tersebut, suasana di sekitar Masjid Husnul Khotimah menjadi ramai dipadati warga yang ingin melihat langsung lokasi ditemukannya jenazah korban.
Aparat kepolisian telah mengamankan area dan meminta masyarakat untuk tidak mendekati lokasi guna menjaga keutuhan proses penyelidikan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan tim medis belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kematian Rafa Fauzan.
Proses identifikasi, visum, dan penyelidikan mendalam masih dilakukan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Meluas di Kalbar, BPBD Kerahkan Tim Gabungan untuk Padamkan Api
Kronologi Hilangnya Korban
Sebelumnya, kejadian hilangnya Rafa Fauzan sempat menggemparkan masyarakat Singkawang. Berdasarkan laporan yang diterima polisi, balita malang tersebut terakhir terlihat pada Selasa siang sekitar pukul 11.30 WIB di rumahnya.
Saat itu, Rafa tengah berada di dapur rumah bersama keluarganya. Salah satu saksi mata menyebutkan bahwa saat ia keluar dari kamar hanya dalam waktu sekitar dua menit, Rafa sudah tidak terlihat.
Lebih mengejutkan lagi, pintu belakang rumah ditemukan dalam keadaan terbuka, mengindikasikan kemungkinan korban keluar tanpa diketahui.
Panik dengan kondisi tersebut, keluarga segera melaporkan peristiwa itu ke polisi. Sejak hari itu, pencarian dilakukan secara intensif, melibatkan petugas gabungan dari Polres Singkawang, warga sekitar, hingga anjing pelacak.
Namun, hingga Kamis malam (12/6), keberadaan Rafa masih misterius, hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia keesokan paginya di masjid yang berjarak cukup jauh dari rumah korban.
Pihak Keluarga Syok dan Berduka
Kabar duka ini jelas membuat keluarga korban terpukul. Salah satu kerabat korban menyampaikan bahwa pihak keluarga sangat terpukul atas kejadian ini dan berharap penyelidikan bisa segera mengungkap kebenaran di balik misteri kematian Rafa.
Tag
Berita Terkait
-
Kebakaran Lahan Meluas di Kalbar, BPBD Kerahkan Tim Gabungan untuk Padamkan Api
-
Cemburu Jadi Motif Penyiraman Air Keras terhadap Kabid RSJ Kalbar, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka
-
Tekan Balap Liar, Wali Kota Singkawang Kirim Remaja ke Rindam XII Tanjungpura
-
Kalbar Hari Ini: Kadis Kominfo Ditahan, Anggota DPRD Singkawang Dituntut 10 Tahun
-
Rute Pontianak ke Singkawang: Jarak, Durasi, hingga Moda Transportasi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Gawai Dayak Melawi: Ketika Budaya Tak Sekadar Dirayakan, Tapi Dipertahankan dari Zaman
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
-
Usai Dikunjungi Rocky Gerung, Ini Rahasia Kopi Warkop Asiang yang Sejak Dulu Bikin Orang Rela Antre