Dorong Konektivitas dan Pariwisata
Pembukaan kembali penerbangan internasional ini disambut baik oleh berbagai pihak, terutama pelaku sektor pariwisata dan pelaku usaha di Kalimantan Barat.
Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat konektivitas regional dan memperluas peluang ekonomi masyarakat.
“Dibukanya kembali rute ke Kuala Lumpur dan Kuching tentu akan berdampak besar, khususnya bagi pelaku pariwisata dan UMKM. Ini adalah kabar baik yang ditunggu-tunggu,” ujar salah satu pelaku travel agent lokal, Rini Yulianti.
Selain memperlancar mobilitas warga Kalbar, dibukanya kembali jalur internasional ini juga akan memperkuat hubungan antarnegara serumpun di kawasan Borneo. Sebagaimana diketahui, Kuching dan Pontianak memiliki kedekatan budaya dan ekonomi yang kuat.
Infrastruktur dan Layanan Bandara Ditingkatkan
PT Angkasa Pura I bersama instansi terkait seperti CIQ (Customs, Immigration, and Quarantine) telah meningkatkan kesiapan operasional, termasuk layanan pemeriksaan internasional dan fasilitas penumpang.
Protokol keamanan dan keselamatan penerbangan juga diperbarui agar sejalan dengan standar penerbangan internasional.
“Kami ingin memastikan bahwa semua proses berjalan lancar, mulai dari check-in, imigrasi, hingga boarding. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjadikan Bandara Supadio sebagai bandara internasional yang andal,” ungkap Iwan.
Menanti Jadwal Resmi
Hingga saat ini, jadwal resmi dan frekuensi penerbangan masih dalam tahap finalisasi antara pihak maskapai dan otoritas penerbangan.
Namun sinyal kuat menunjukkan bahwa penerbangan internasional dari Bandara Supadio akan kembali aktif pada Juli 2025.
Baca Juga: 395 Gram Sabu Dimusnahkan di Kubu Raya, Mahasiswa Jawa Timur Selundupkan Lewat Celana Dalam!
Dengan dibukanya kembali rute ini, masyarakat Kalbar dapat kembali menikmati kemudahan akses ke negara tetangga tanpa harus transit di kota besar lainnya, seperti Jakarta atau Batam.
Berita Terkait
-
395 Gram Sabu Dimusnahkan di Kubu Raya, Mahasiswa Jawa Timur Selundupkan Lewat Celana Dalam!
-
Bandara Supadio Kembali Sandang Status Internasional
-
Kabar Gembira untuk Kalbar! Bandara Supadio Kembali Layani Penerbangan Internasional
-
Bukan Asap Karhutla! Inilah Biang Kerok yang Bikin Penerbangan di Pontianak Sempat Dialihkan
-
Sutarmidji Kritik Muda Mahendrawan Soal Status Bandara Internasional
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal