SuaraKalbar.id - Tiga pemuda berinisial SS (26), MT (25), dan YI (25) diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, setelah gerak-gerik mereka dicurigai warga hendak mencuri kabel milik PLN.
Namun saat digeledah, polisi justru menemukan narkotika jenis sabu dan serbuk diduga ekstasi di dalam kendaraan yang mereka gunakan.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 09.00 WIB di Desa Teluk Bakung.
Warga melaporkan aktivitas mencurigakan tiga pria yang berada di sekitar kabel TC milik PLN. Saat hendak diamankan, salah satu dari mereka sempat melarikan diri menggunakan mobil pick-up.
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mewakili Kasat Narkoba AKP Sagi, menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan setelah laporan masyarakat ditindaklanjuti oleh anggota Polsek Sungai Ambawang.
“Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu buah gunting besi dan beberapa alat lain yang dicurigai untuk memotong kabel. Namun yang mengejutkan, ditemukan juga satu paket kecil diduga sabu seberat bruto 0,36 gram, serta satu klip plastik berisi serbuk biru diduga ekstasi dengan berat bruto 0,55 gram,” jelas Ade pada Selasa (15/7/2025).
Selain narkotika, petugas juga menyita sejumlah alat bukti lain, seperti alat isap sabu (bong) yang dirakit dari botol larutan penyegar, satu buah korek api berwarna biru, dan tiga buah sedotan plastik.
Polsek Sungai Ambawang segera berkoordinasi dengan Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya untuk proses hukum lanjutan.
Ketiga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih intensif.
Baca Juga: Sadis! Dipukul Dayung Lalu Dibuang ke Laut: Begini Akhir Hidup Fidiansyah di Tangan Tetangga
Berdasarkan pengakuan awal, salah satu pelaku menyebut bahwa narkotika tersebut didapatkan dari seorang pria berinisial T yang berdomisili di kawasan Pontianak Timur, dan barang haram itu rencananya akan dikonsumsi sendiri.
Pihak kepolisian mengapresiasi kepekaan warga yang melaporkan aktivitas mencurigakan tersebut.
“Kami harap sinergi masyarakat dan kepolisian terus berjalan seperti ini. Tindakan aktif dari warga sangat membantu dalam upaya pemberantasan narkoba,” ujar Aiptu Ade.
Ketiganya kini masih menjalani pemeriksaan dan terancam dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Berita Terkait
-
Sadis! Dipukul Dayung Lalu Dibuang ke Laut: Begini Akhir Hidup Fidiansyah di Tangan Tetangga
-
Pria di Kubu Raya Dikeroyok dan Ditikam Lima Kali Gara-gara Tegur Pelaku Intip Istrinya
-
Lansia 60 Tahun Dihajar Kurir di Kubu Raya, Pelaku Langsung Ditangkap!
-
Polda Kalbar Bongkar Sindikat Oli Palsu! Ini Tips Jitu Hindari Produk Abal-Abal
-
Bus Tabrak Warung di Kubu Raya, Satu Orang Tewas, Polisi Buru Truk Kabur
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya