Demo Berlanjut di Kalbar, Mahasiswa Awali Salat Berjemaah

Mahasiswa menyayangkan sikap pemerintah dinilai menutup mata

Husna Rahmayunita
Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:03 WIB
Demo Berlanjut di Kalbar, Mahasiswa Awali Salat Berjemaah
Mahasiswa Kalbar salat jamaah sebelum demo. (Suara.com/Eko Susanto)

SuaraKalbar.id - Gelombang penolakan UU Cipta Kerja berlanjut di Kalimantan Barat. Ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi menggelar demonstrasi di gedung DPRD Kalbar, Selasa (20/10/2020).

Aksi unjuk rasa ini diawali dengan salat asar berjemaah di jalan depan gedung DPRD Kalbar.

Pantauan SuaraKalbar.id, ratusan mahasiswa telah berkumpul di lokasi. Sementara pagar gedung DPRD terlihat tertutup.

Dalam aksinya, mahasiswa menyayangkan sikap pemerintah dinilai menutup mata dan justru menantang masyarakat untuk judicial review ke Mahkamah Konstutusi terkait UU Cipta Kerja.

Baca Juga:Buruh Demo Jalan Kaki, Lalin Salemba Raya Dialihkan Lewat Jalur Busway

Menurut massa, tindakan tersebut tidak efektif. Ratusan mahasiswa Kalbar ini mengecam tindakan pemerintah yang berusaha mengintervensi gerakan dan suara rakyat soal UU Cipta Kerja.

Mahasiswa Kalbar salat jamaah sebelum demo. (Suara.com/Eko Susanto)
Mahasiswa Kalbar salat jamaah sebelum demo. (Suara.com/Eko Susanto)

Meski begitu, di tengah orasinya, massa aksi tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yakni dengan memakai face shield, hand sanitizer, dan obat-obatan pribadi.

Sebelumnya, DPR dan pemerintah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi undang-undang dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan pada Senin (5/10/2020) lalu.

Keputusan ini disetujui oleh tujuh dari sembilan fraksi, mereka yang setuju antara lain PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, PAN, dan PPP. Sementara dua fraksi yang menolak adalah Demokrat dan PKS.

Aksi mahasiswa di Kalbar kembali turun ke jalan melakukan unjuk rasa tolak UU Ciptaker.[Suara.com/Eko Susanto]
Aksi mahasiswa di Kalbar kembali turun ke jalan melakukan unjuk rasa tolak UU Ciptaker.[Suara.com/Eko Susanto]

Pengesahan UU Cipta Kerja ini mengundang reaksi keras dengan gelombang demonstrasi dari masyarakat sipil seperti mahasiswa, masyarakat adat, kelas pekerja, para guru, hingga tokoh agama.

Baca Juga:Pesan Polisi kepada Pendemo: Tolong Patuhi Protokol Kesehatan

Mahasiswa di Kalbar ini menyebut anggota DPR-RI dapil Kalbar tak mampu menampung aspirasi rakyat. Pasalnya tak lantang memperjuangkan hak-hak rakyat untuk menolak UU Cipta Kerja .

Setelah selesai sholat, mereka pun berdemo.

Salah satu orator perwakilan dari BEM IKIP PGRI Pontianak, berteriak lantang ke arah anggota dewan untuk mentuntut masuk untuk berdiskusi terkait UU Cipta Kerja.

"Bapak jangan senyum-senyum pak, kami di sini menderita," kata salah satu orator dihadapan pendemo.

Tak hanya itu mereka juga menilai anggota DPRD terkesan diam saat mendengarkan orasi dari mahasiswa di Kalbar ini.

"Gedung DPRD berdiri bukan dari gaji bapak," teriaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini