alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hasil Tes Corona Reaktif, Pembunuh Ibu-Anak di Pontianak Meninggal Dunia

Husna Rahmayunita Jum'at, 23 Oktober 2020 | 12:16 WIB

Hasil Tes Corona Reaktif, Pembunuh Ibu-Anak di Pontianak Meninggal Dunia
Tersangka kasus pembunuhan ibu-anak di Pontianak meninggal. (Antara/ist)

pelaku mengalami infeksi paru-paru.

SuaraKalbar.id - AL, pembunuh ibu dan anak di Pontianak, Kalimantan Barat meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pria tersebut dinyatakan reaktif Covid-19.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Rully Robinson menuturkan AL meninggal dunia di Rumah Sakit Anton Soejarwo karena mengalami infeksi paru-paru.

"Hasil tes cepatnya reaktif," ujarnya, Kamis, (23/10/2020).

Dia menjelaskan, tersangka AL berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter, meninggal karena mengalami infeksi di paru-paru akibat minum racun rumput pada saat ditangkap beberapa waktu lalu.

"Tadi jenazah tersangka sudah dimakamkan di Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya secara protokol kesehatan," ungkapnya.

Sebelumnya, warga Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, dihebohkan dengan penemuan mayat ibu dan anak di dalam rumah yang terkunci .

Penemuan mayat ibu dan anak di Pontianak Timur. (Suara.com/Eko Susanto)
Penemuan mayat ibu dan anak di Pontianak Timur. (Suara.com/Eko Susanto)

Keduanya teridentifikasi merupakan pemilik rumah, yaitu Umi (40) dan Geby (18), yang meninggal bersimbah darah. Mereka diduga menjadi korban pembunuhan.

Tak berselang lama polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang tak lain adalah AL, suami Umi dan ayah tiri Geby.

AL nekat menghabisi nyawa istri dan anak tirinya dengan besi. Motifnya karena pelaku marah korban minta dicerai. Keduanya terlibat cekcok hingga terjadi pembunuhanl

Pada saat akan diamankan, tersangka mencoba bunuh diri dengan meminum sejenis cairan racun rumput. Namun, berhasil diselamatkan setelah dirawat di rumah sakit. (Antara).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait