Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sebelum Ditembak Mati, Nikita Ditelepon Pembunuhnya, Ngobrol 16 Menit

Pebriansyah Ariefana Rabu, 28 Oktober 2020 | 16:32 WIB

Sebelum Ditembak Mati, Nikita Ditelepon Pembunuhnya, Ngobrol 16 Menit
Ilustrasi mayat. (ist)

Tauseef melakukan pelecehan seksual untuk bisa menikahi Nikita. Cerita ini terungkap dari saudara Nikita.

SuaraKalbar.id - Beberapa hari sebelum ditembak mati, Nikita Tomar ditelepon pembunuhnya, Tauseef. Mereka mengobrol selama 16 menit.

Nikita ditembak mati oleh lelaki yang mengaku mencintainya. Namun cinta itu ditolak karena Nikita lebih memilih lelaki lain.

Kejadian ini di Ballabgarh Faridabad, India pada tahun 2018. Pembunuhan ini pun disidangkan baru-baru ini. Di pengadilan Tauseef mengakui semua tuduhan pembunuhan itu.

Nikita dihubungi Tauseef malam hari sekira tanggal 24-25 Oktober. Percakapan telepon antara Nikita dan Tauseef berlangsung selama lebih dari 1.000 detik atau sekira 16 menit.

Ilustrasi pembunuhan. [Ist[
Ilustrasi pembunuhan. [Ist[

Keesokan harinya, pembunuhan terjadi. Nikita ditembak mati di kampusnya sendiri. Aksi penembakan itu dilakukan siang hari, saat orang wara wiri di kampus tempat Nikita kuliah.

Nikita tewas seketika setelah ditembak. Nikita mengalami luka sangat parah.

Setelah membunuh Nikita, Tauseef langsung kabur menggunakan mobil. Sementara mayat perempuan berusia 21 tahun itu dibiarkan terkapar di kampus.

Pembunuhan Nikita Tomar menggegerkan seisi kampusnya di Ballabgarh Faridabad, India. Orang-orang tak menyangka seorang mahasiswa dibunuh dengan sadis.

Pengakuan dari keluarga, Tauseef sebenarnya pernah melakukan pelecehan seksual ke Nikita. Lalu keluarga Nikita melaporkannya ke polisi. Tauseef pun ditangkap pada tahun yang sama, 2018.

Ilustrasi mayat (Beritabali.com/ist)
Ilustrasi mayat (Beritabali.com/ist)

Tauseef melakukan pelecehan seksual untuk bisa menikahi Nikita. Cerita ini terungkap dari saudara Nikita.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait