alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Meski Rasanya Lezat, 5 Makanan Ini Bisa Merusak Kulit

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana Sabtu, 17 April 2021 | 17:50 WIB

Meski Rasanya Lezat, 5 Makanan Ini Bisa Merusak Kulit
Ilustrasi mengatasi wajah keriput.

Makanan yang dipanggang seperti donat dan kue kering dikemas dengan gula yang dapat berkontribusi pada pembentukan garis halus dan kerutan pada kulit.

SuaraKalbar.id - Tak cuma berefek pada kesehatan tubuh, apa yang kita makan akan memengaruhi kondisi kulit. Makanan tertentu, utamanya jika dikonsumsi secara berlebihan, dapat menyebabkan munculnya jerawat, mempercepat munculnya garis-garis halus hingga kerutan.

"Kita semua tahu bahwa lingkungan, gen kita, dan rutinitas perawatan kulit kita dapat memengaruhi penampilan kulit. Yang kurang diketahui adalah bahwa makanan yang kita makan juga berperan dalam penampilan kulit kita," jelas dokter kulit kosmetik, Michele Green, MD seperti yang dikutip dari Eat This.

"Ketika kita melihat lebih dekat pada hubungan antara kesehatan kulit dan pola makan, terlihat bahwa ada beberapa makanan yang mungkin lebih berbahaya daripada yang kita sadari," jelasnya.

Melnsir dari Eat This, berikut beberapa makanan yang bisa merusak kulit Anda, antara lain:

Baca Juga: Pola Makan Salah Bisa Picu Sakit Kepala Migrain, Ini 5 Pemicunya!

1. Daging Olahan

Daging olahan seperti hot dog, bacon, peperoni, sosis, dan lain sebagainya bisa memberikan efek buruk pada kulit.

"Daging olahan mengandung banyak lemak jenuh dan nitrat yang menyebabkan peradangan," kata Yoram Harth, MD, dokter kulit bersertifikat dan direktur medis MDacne. Kandungan tersbeut bisa berkontribusi pada masalah kulit.

2 Daging Berlemak

Makan daging dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi bisa berkontribusi pada pembentukan jerawat.

Baca Juga: Tips Memilih Makanan Sehat Agar Tetap Bugar Selama Puasa

"Ini karena potongan daging yang lebih berlemak dikaitkan dengan konsentrasi faktor pertumbuhan insulin yang tinggi. Faktor pertumbuhan insulin merangsang produksi hormon seks (androgen) yang memicu peningkatan produksi sebum dan akhirnya, pembentukan jerawat," ujar dokter Green.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait