facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Biadap! Ayah Perkosa Anak Kandungnya Sejak 2015, Saat Masih Berusia 10 Tahun

Chandra Iswinarno Minggu, 02 Januari 2022 | 05:15 WIB

Biadap! Ayah Perkosa Anak Kandungnya Sejak 2015, Saat Masih Berusia 10 Tahun
Ilustrasi kekerasan seksual pada anak di bawah umur. [SuaraJogja.com/Ema Rohimah]

Tindakan biadap dilakukan seorang ayah yang memerkosa anak kandungnya sendiri. Mirisnya, kejahatan seksual ini dilakukan sejak sang anak masih berusia 10 tahun.

SuaraKalbar.id - Tindakan biadap dilakukan seorang ayah yang memerkosa anak kandungnya sendiri. Mirisnya kasus kejahatan seksual terhadap anak kandungnya sendiri dilakukan sejak usia anaknya berusia 10 tahun.

Perilaku kejahatan seksual AS, pria berusia 50 tahun ini terbongkar saat anaknya kabur dari rumahnya menuju ke kediaman temannya di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang.

"Pelaku sehari-hari bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan perkebunan sawit di Kabupaten Ketapang. Pelaku ditangkap di perumahan karyawan  perusahaan tempatnya bekerja," ujar Kepala Satuan Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Ketapang AKP Primastya saat dihubungi Antara di Ketapang pada Sabtu (1/1/2021).

Mirisnya dari hasil pemeriksaan terhadap korban, terungkap jika perilaku AS terhadap anak kandungnya terjadi sejak tahun 2015 silam, saat korban masih berumur 10 tahun.

Baca Juga: Bejat, Ayah di Ketapang Cabuli Anak Kandung Selama 10 Tahun

“Dari keterangannya, korban mengakui bahwa perbuatan ayah kandungnya itu dilakukan sejak 2015 dan terus berulang sampai tahun 2021," katanya.

Primastya mengungkapkan, perbuatan AS kali pertama dilakukan di perumahan karyawan perusahaan sawit tempatnya bekerja.

Perbuatan tersebut dilakukan, saat ibu kandung korban pergi bekerja sebagai karyawan di perusahaan yang sama.

Parahnya, perilaku tersebut dilakukan berulang kali hingga membuat korban trauma. Tak hanya itu, korban pun diancam pelaku, sehingga tidak berani menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ibunya.

Tak kuat dengan derita yang dialaminya, korban kemudian kabur dari rumahnya pada Kamis (23/12/2021) silam ke rumah salah satu temannya di Kecamatan Kendawangan.

Baca Juga: Tiga Rumah Warga Ketapang Ludes Terbakar

Lantaran curiga melihat tingkah laku korban yang bingung dan ketakutan, membuat orang tua teman korban  bertanya-tanya dengan kondisi korban.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait