Pengemis dan Pengamen di Lampu Merah Pontianak Bisa Kantongi Rp 600 Ribu Sehari, Warga Mengeluh: Terkesan Maksa

Banyak dari pengemis ataupun pengamen tersebut berasal dari Pontianak, ia mengatakan bahwa penghasilan tersebut paling sedikit 100 ribu rupiah, bahkan bisa sampai Rp 600 ribu

Bella
Sabtu, 19 Maret 2022 | 07:00 WIB
Pengemis dan Pengamen di Lampu Merah Pontianak Bisa Kantongi Rp 600 Ribu Sehari, Warga Mengeluh: Terkesan Maksa
Potret pengamen badut yang sedang beraksi di salah satu perempatan Lampu Merah Pontianak. (Suara.com/Rabiansyah)


Menurutnya, banyak dari pengemis tersebut bermotif belas kasihan untuk menutupi cicilan motor dan lain-lain.


"Tidak hanya di luar sana, Kota pontianak juga ada yang seperti itu, ada yang istri nya 2, untuk cicilan motor cucu, bahkan ada pengemis ada datang dari luar Provinsi, beberapa pengemis sudah kita pulangkan ke daerahnya masing-masing" paparnya.


Selain itu, dirinya juga berusaha untuk mensosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat umum, agar tidak memberi uang kepada pengemis maupun pengamen di perempatan jalan.


"Kita harapkan masyarakat teredukasi, kadang-kadang uang nya di gunakan untuk membeli obat-obatan terlarang, tapi tidak semua dari mereka yang seperti itu," ucapnya.

Baca Juga:Jenazah Yohanes Ture, Warga NTT yang Terjun ke Sungai Ketungau Sintang Akhirnya Ditemukan


Kedepannya Dinas Sosial Kota Pontianak akan melakukan tindak tegas terhadap mereka (pengamen/pengemis) jika masih melakukan aktivitas seperti itu.


"Karena sudah sering kita beri teguran, tetapi mereka masih saja kembali mengemis dan mengamen di lokasi yang sama," paparnya.

Kontributor: Rabiansyah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini