Ia menambahkan bahwa dengan kemudahan akses pinjaman serta pelatihan yang diberikan, pemerintah ingin menciptakan ekosistem yang mendukung transformasi pensiunan ASN menjadi pelaku usaha mikro yang mandiri.
Gubernur juga mengajak ASN yang masih aktif untuk merencanakan masa pensiun sedini mungkin.
Menurutnya, persiapan yang matang sangat penting agar masa pensiun tidak hanya menjadi waktu istirahat, tetapi juga waktu untuk tumbuh secara pribadi dan ekonomi.
Dengan semangat yang tepat, dukungan pemerintah, dan fasilitas pembiayaan yang tersedia, para pensiunan ASN diharapkan dapat terus memberi dampak positif, tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga bagi masyarakat Kalimantan Barat secara luas.
Selain pembekalan, para ASN yang akan pensiun juga akan didampingi melalui program monitoring dari BKSDM dan Bank Kalbar, termasuk pendampingan pasca-peminjaman.
Program ini bertujuan agar mereka tidak merasa sendirian dan tetap mendapatkan dukungan moral serta teknis dalam menjalankan usaha.
Berita Terkait
-
Pemprov Kalbar Luncurkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syarat dan Ketentuannya
-
Ratusan Guru Honorer Kalbar Selamat dari PHK! Gubernur Pastikan Tetap Digaji
-
Hasil Rekapitulasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat 2024
-
Beras Berstiker Ria Norsan-Krisantus Kurniawan Ditemukan di Sambas, Relawan Midji-Didi Laporkan ke Bawaslu
-
Program Vokasi Usang? Sutarmidji Kritik Tajam Solusi Pengangguran Norsan di Debat Pilgub Kalbar
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat